Kosgoro 1957 Siap Kawal Bonus Demografi demi Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Organisasi sayap Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, berkomitmen mengawal pemanfaatan bonus demografi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Salah satu upaya yang diusung adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.
Ketua Umum Kosgoro, Dave Laksono, menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi dengan menciptakan generasi produktif yang berkualitas.
“Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibanding penduduk usia nonproduktif. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik,” ujar Dave dalam Diskusi Nasional Kosgoro 1957 bertema Prospek dan Tantangan Polhukam dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Indonesia Emas 2045, di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (17/1/2025).
Menurut Dave, pemerintah harus berperan aktif agar bonus demografi tidak menjadi beban keuangan negara.
Ia menekankan, ketersediaan makanan bergizi dan lapangan pekerjaan yang memadai adalah kunci untuk memastikan generasi muda menjadi aset, bukan tanggungan bagi APBN.
“Jika kita tidak menyiapkan makanan bergizi, lapangan kerja yang baik, dan penghasilan yang layak, bonus demografi ini justru bisa menjadi beban. Kita harus mulai membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas dengan pemikiran yang luas,” tegasnya.
Dave juga mengingatkan, menciptakan generasi berkualitas tidak bisa hanya bergantung pada retorika politik.
Ia mengapresiasi program-program kerakyatan yang sudah diluncurkan pemerintah saat ini untuk mengoptimalkan bonus demografi.
“Tidak cukup hanya dengan pidato atau acara politik. Harus ada program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dan itulah yang sedang diupayakan pemerintah,” katanya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave menegaskan komitmen Partai Golkar dan Kosgoro dalam mengawal setiap program kerakyatan yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Dapat Tambahan Amunisi Anyar untuk Putaran Kedua Liga 1, Barito Putera Bakal Diperkuat Jaime Moreno
“Golkar dan Kosgoro akan memastikan setiap langkah dan elemen pembangunan berjalan sesuai tujuan. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” tambahnya.
Lebih jauh, Dave menekankan pentingnya memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah. Kritik, menurutnya, harus disertai solusi konkret, bukan sekadar omongan kosong atau makian tanpa dasar.
“Jika ada masalah, kita wajib memberikan kritik dan solusi. Jangan asal bicara tanpa menawarkan jalan keluar. Sesuai dengan nama kita, Golongan Karya, kita adalah golongan yang memberikan karya nyata untuk Indonesia,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








