Akurat

Tak Ingin Berseberangan, Pramono Bakal Rangkul Semua Pihak Termasuk Ridwan Kamil

Paskalis Rubedanto | 12 Desember 2024, 14:42 WIB
Tak Ingin Berseberangan, Pramono Bakal Rangkul Semua Pihak Termasuk Ridwan Kamil

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk merangkul semua pihak untuk bekerja sama membangun Jakarta. Termasuk Ridwan Kamil (RK), yang menjadi rivalnya di Pilkada Jakarta 2024.

Hal itu dia sampaikan saat ditanyai awak media apakah Kang Emil, sapaan akrab RK, juga akan dirangkul meski sempat bersaing dalam kontestasi kemarin.

"Jangankan Kang Emil, semuanya pasti saya rangkul dong, saya enggak pernah punya persoalan berarti sama siapapun, sama sekali," kata Pramono usai meninjau pascakebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/1024).

Dia mengaku, telah menelepon sejumlah pihak usai dinyatakan menang berdasarkan hasil rekapitulasi KPUD Jakarta. Namun, dia tidak membeberkan sosok yang ditelepon tersebut.

Baca Juga: Pramono Anung Bakal Selaraskan Jakarta dengan Program Prabowo-Gibran

"Dan saya juga udah telpon-telponan, tapi saya kan enggak perlu cerita telepon dengan siapanya," beber Pramono.

Tak hanya itu, dia juga mengaku telah berkomunikasi dengan mantan-mantan Gubernur Jakarta, seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Anies Baswedan, serta pihak-pihak yang mendukungnya selama Pilkada Jakarta 2024.

"Saya komunikasi dengan Pak Ahok, Mas Anies, Haji Nuri, habib-habib yang dukung saya, karena saya memang selalu komunikasi. Bahkan tadi pagi pun komunikasi," ungkap Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet itu menegaskan, tetap akan membuka komunikasi dengan pihak manapun. Karena dirinya tidak merasa bermusuhan dengan siapapun, bahkan dengan ketua umum partai politik yang tidak mengusungnya kemarin:

"Pokoknya semuanya saya enggak punya beban apapun, termasuk yang tidak dukung saya beberapa ketua umum juga sudah komunikasi," tutup Pramono.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.