Prabowo Subianto Sapa Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Usai Dilantik Jadi Presiden ke-8

AKURAT.CO Setelah resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara pelantikannya di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024).
Usai memberikan pidatonya, Prabowo meninggalkan panggung dan berjalan menuju tempat duduk para tamu undangan. Dalam momen penuh kehangatan, ia menyempatkan diri menyalami para tamu satu per satu.
Salah satu momen menarik terjadi saat Prabowo berjalan menghampiri Anies Baswedan, yang juga hadir di acara tersebut.
Baca Juga: Puan Maharani: Bu Megawati Sampaikan Maaf dan Salam ke Prabowo
Prabowo dan Anies terlihat saling menyapa dengan hangat, bahkan keduanya bersalaman dan melakukan cipika-cipiki (cium pipi kiri dan kanan) dengan penuh keakraban.
Mereka sempat berbincang singkat, meski percakapan tersebut tidak berlangsung lama. Anies terlihat tersenyum di depan Prabowo, menunjukkan suasana yang harmonis di antara keduanya, meskipun sempat berkompetisi di Pilpres 2024.
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Prabowo secara khusus menyapa Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, sebagai rivalnya dalam kontestasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Baca Juga: Politisi PDIP Ucapkan Selamat Bekerja untuk Prabowo-Gibran, Soroti Tantangan Berat
“Saudara Anies Baswedan dan saudara Abdul Muhaimin Iskandar. Sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada kontestasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 yang baru lalu,” kata Prabowo dalam pidatonya.
Dengan sikap penuh hormat, Prabowo menunjukkan bahwa meskipun persaingan dalam Pilpres 2024 telah usai, hubungan baik dengan para rivalnya tetap terjaga.
Hal ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk merangkul semua pihak demi kepentingan bangsa dan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










