Akurat

PKS: Debat Perdana Pilkada Jakarta Berlangsung Normatif dan Kurang Tajam

Paskalis Rubedanto | 7 Oktober 2024, 11:58 WIB
PKS: Debat Perdana Pilkada Jakarta Berlangsung Normatif dan Kurang Tajam

AKURAT.CO Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, memberikan catatan penting terhadap penyelenggaraan debat perdana Pilkada 2024 yang berlangsung tadi malam.

Menurutnya, debat kali ini tidak seperti debat Pilkada 2017, di mana Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), begitu sengit berdebat kala itu.

"Juga menarik, tetapi memang masih belum lepas kali ya. Belum, dulu waktu awal Anies-Ahok dan AHY itu langsung banyak. Ketika sekarang masih normatif gitu," kata Mardani sembari tertawa, usai menemani Ridwan Kamil-Suswono debat, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024) malam.

Baca Juga: Apa Itu Program Sekoper Cinta yang Diperkenalkan Ridwan Kamil saat Debat Pilkada DKI Jakarta 2024?

"Saya ngerasain Anies-Ahok menarik ya, nah ini mungkin ke depan bisa lebih tajem lagi," ujar Mardani menambahkan.

Dia pun berharap, debat-debat selanjutnya bisa berjalan lebih lugas dan menggunakan basis data dalam berargumen.

"Kami berharap didebat kedua bisa lebih lugas, bisa lebih belanja masalah dan bisa lebih saling menegasikan dengan data, jadi masyarakat jadi puas," tegasnya.

Menurutnya, warga Jakarta saat ini memiliki inetgritas demokrasi yang cukup tinggi. Sehingga tidak akan puas jika para paslon menyajikan debat yang normatif dan tidak tajam.

"Karena demokrasi Jakarta kan sudah sangat maju. Sehingga berharap ini bisa jadi etalase yang tiap pimpinan calon nomor urut 1,2,3 itu punya kemampuan yang tajam," tutur Mardani.

"Beberapa normatif, menjadi kesempatan mungkin ke depannya menjadi lebih tajam, lebih berdata dan lebih fokus," tutup Mardani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.