Akurat

Dharma-Kun Usung Visi Jakarta Aman dan Beradab, Siap Transformasi Jadi Kota Global

Citra Puspitaningrum | 6 Oktober 2024, 20:45 WIB
Dharma-Kun Usung Visi Jakarta Aman dan Beradab, Siap Transformasi Jadi Kota Global

AKURAT.CO Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Abyoto, memaparkan visi-misi mereka dalam debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/10/2024).

"Visi kami adalah menjadikan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan global yang aman melalui reformasi jati diri untuk mewujudkan masyarakat yang beradab, harmoni, mandiri, makmur, dan bahagia," ungkap Dharma.

Dharma menjelaskan bahwa visi tersebut dituangkan dalam tujuh poin utama. Pertama, transformasi Jakarta menjadi pusat keunggulan nasional, regional, dan global yang aman dan beradab untuk melindungi jiwa masyarakat.

Baca Juga: Ridwan Kamil Janji Lindungi Hak Perempuan dan Anak di Jakarta

Kedua, reformasi regulasi dan tata kelola Jakarta yang berfokus pada pemeliharaan kesehatan masyarakat melalui pengobatan preventif yang aman dan beradab.

Ketiga, inovasi dalam perbaikan desain tata ruang Jakarta sebagai kota global untuk mengatasi kemacetan melalui penelitian dan pengembangan.

"Kami juga ingin mempercepat Jakarta sebagai perekonomian nasional yang terintegrasi dalam simpul pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya melalui penguatan UMKM serta pemberdayaan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kun Wardana menjelaskan poin kelima, yaitu penguatan ketahanan dan keberlanjutan lingkungan Jakarta sebagai pusat transit regional dan global.

Hal ini mencakup penanggulangan banjir melalui manajemen air hujan dan sungai, optimalisasi waduk, kanal, pompa, serta penambahan taman dan hutan kota.

Baca Juga: Dharma-Kun: Kami Sampaikan Program, Rakyat yang Menentukan

Keenam, mereka ingin menguatkan konektivitas informasi melalui transformasi Jakarta menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada adab, kesetaraan sosial, dan profesionalisme.

Terakhir, Kun menekankan pentingnya reformasi teknologi yang hemat dan tepat guna untuk mendukung bioekonomi Jakarta sebagai kontributor utama perekonomian Indonesia.

Dharma menambahkan, tema debat yang membahas penguatan sumber daya manusia dan transformasi kota global sangat relevan dengan visi-misi mereka.

"Tanpa adab, keadilan tidak bisa terwujud. Oleh karena itu, kami percaya kemanusiaan yang adil dan beradab adalah fondasi menuju Jakarta sebagai kota global," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.