Akurat Logo

PKB Tegaskan Tak Incar Kursi Kabinet, Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo

Arief Rachman | 19 September 2024, 00:00 WIB
PKB Tegaskan Tak Incar Kursi Kabinet, Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo

AKURAT.CO Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan, partainya tidak pernah memikirkan soal posisi kabinet dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan datang.

Menurutnya, fokus PKB adalah mendukung kesuksesan pemerintahan, tanpa campur tangan dalam penyusunan kabinet, karena hal tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

"Soal kabinet sama sekali tidak pernah terpikirkan buat PKB dan PKB tahu persis bahwa kita merasa punya kewajiban menyukseskan pemerintahan, tetapi secara moral, kami merasa tidak perlu ikut campur urusan hak prerogatif presiden,” kata Cak Imin saat konferensi pers di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Baca Juga: CISSReC: Pembentukan Lembaga PDP Mendesak, Presiden Harus Segera Bertindak

Cak Imin menyatakan, partainya hanya merasa bertanggung jawab secara moral untuk membantu pemerintahan mendatang dalam menciptakan kemakmuran, kesejahteraan, dan keamanan bagi masyarakat.

Ia juga membantah kabar adanya pertemuan dengan Prabowo untuk membicarakan formasi kabinet.

"PKB sama sekali tidak punya kewenangan apa pun, mutlak itu hak prerogatif presiden, sehingga kita secara moral punya tanggung jawab agar pemerintahan yang akan datang betul-betul bermanfaat, memberikan kemakmuran, kesejahteraan, keamanan,” kata dia.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menambahkan, partainya belum memikirkan terkait posisi kabinet, karena hal tersebut adalah kewenangan presiden.

Baca Juga: PT Berikan Bahari Jamin Gula di Susu Ikan Hanya 8 Gram, Lebih Rendah dari Produk Susu Lain

Menurutnya, PKB akan menunggu keputusan dan mendukung penuh kesuksesan pemerintahan Prabowo.

"Pokoknya PKB secara moral akan mendukung suksesnya pemerintahan Pak Prabowo,” imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.