Akurat

Pilkada Jakarta Satu Putaran Diprediksi Sulit Terjadi

Mukodah | 17 September 2024, 16:45 WIB
Pilkada Jakarta Satu Putaran Diprediksi Sulit Terjadi

AKURAT.CO Dua pasang kontestan Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno, menargetkan menang satu putaran.

Demikian disampaikan pengamat politik Ujang Komaruddin dalam tayangan Metro TV, Selasa (17/9/2024).

"Menang satu putaran mungkin, tapi agak berat," katanya.

Menurut Ujang, hal itu berkaca dari pengalaman Pilkada Jakarta sebelumnya.

Di mana, pilkada yang diikuti tiga pasangan calon sulit dimenangkan hanya dalam satu putaran.

Ia juga menyoroti ketokohan dari masing-masing pasangan di Pilkada Jakarta.

Hal tersebut merupakan faktor penting dalam menentukan arah suara warga Jakarta.

Baca Juga: Brunei Darussalam Disorot! Masuk Daftar Hitam AS usai Terlibat Pelanggaran HAM

"Pilkada itu soal figuritas. Jadi, banyaknya partai atau koalisi yang besar itu memang memungkinkan untuk bisa menang, tapi agak berat. Karena yang diutamakan bagi warga Jakarta adalah soal figur itu, seberapa besar popularitas dan elektabilitasnya," papar Ujang, yang juga Direktur Indonesia Political Review (IPR).

Diketahui, pasangan Ridwan Kamil-Suswono menargetkan memenangkan Pilkada Jakarta dengan satu putaran.

"Target kami diminta satu putaran dan menangnya menang. Jangan menang tipis, kira-kira begitu ya. Karena mewakili harkat martabat besarnya koalisi," ujar Ridwan Kamil di Hutan Kota Plataran Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2024).

Sejurus kemudian calon Wagub Jakarta, Rano Karno, juga menyebut dirinya bersama Pramono Anung menargetkan untuk menang satu putaran.

"Sama, kita juga target satu putaran," katanya.

"Kalau dua capek, ngos-ngosan. Semua kita berusaha, makanya kita gerakkan masyarakat," Rano Karno melanjutkan.

Baca Juga: Brandoville Studios Terbukti Langgar UU Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja Lakukan Tindak Lanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK