Ketua DPR: Pemilu 2024 Harus Menjadi Autokritik Bagi Seluruh Pihak

AKURAT.CO Ketua DPR RI sekaligus Pimpinan Sidang Tahunan 2024, Puan Maharani, menekankan pentingnya proses pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai refleksi bagi semua pihak untuk melakukan autokritik (koreksi diri).
Hal ini disampaikan Puan dalam pidatonya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
"Pada awal tahun ini, kita sebagai bangsa dan negara telah melaksanakan agenda nasional yang penting dan strategis, yaitu Pemilihan Umum untuk Presiden dan Wakil Presiden, serta memilih Anggota Legislatif DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota," ujar Puan di awal pidatonya.
Baca Juga: Mandek 13 Tahun, IPW Minta Kejagung Kembali Usut Kasus Pembelian 15 Pesawat MA60
Puan menekankan, pelaksanaan pemilu bagi rakyat adalah pesta demokrasi, di mana rakyat menjadi pusat perhatian. Calon-calon dalam pemilu berusaha menarik simpati rakyat dengan berbagai cara, mulai dari hiburan hingga pemberian oleh-oleh.
“Rakyat bergembira menikmati pesta demokrasi. Para calon pun berupaya menyenangkan pemilih agar dapat merebut suaranya, berusaha tampil simpatik, dengan foto terbaik yang dipajang di berbagai tempat, hingga pelosok-pelosok. Semua cara dilakukan untuk mendapatkan suara rakyat,” papar Puan.
Puan juga mencermati dinamika yang terjadi pasca-pemilu, di mana yang berhasil merasa puas dan yang belum berhasil mengalami berbagai kesulitan.
“Bagi yang berhasil dalam Pemilu, semua hal menjadi indah untuk dikenang, sementara bagi yang belum berhasil, merasa serba sulit," lanjutnya.
Baca Juga: KPK Sebut Shelter Tsunami NTB Garapan Waskita Karya Tak Bisa Digunakan
Menurut Puan, Pemilu 2024 membawa berbagai tantangan yang harus menjadi bahan koreksi bagi seluruh pihak. "Itulah potret Pemilu 2024. Haruslah menjadi kritik dan autokritik bagi kita semua," tegasnya.
Puan menegaskan bahwa rakyat telah menggunakan hak kedaulatan mereka dalam Pemilu 2024 dan memberikan pilihan sesuai pengetahuan dan pemahaman mereka.
“Rakyat tidak dapat disalahkan atas pilihannya, apapun yang mendasari pertimbangannya,” kata Puan, seraya mengingatkan bahwa kualitas pemilu tidak hanya dinilai dari partisipasi, tetapi juga dari kebebasan dalam memilih tanpa paksaan dan rasa takut.
Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024), dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma’ruf Amin, serta sejumlah tokoh penting lainnya.
Baca Juga: Talenta Anak Bangsa Bersinar di Kompetisi Melodi Kemerdekaan Bertajuk ‘Nuansa Baru, Indonesia Maju’
Di antaranya, Menhan Prabowo Subianto yang juga Presiden terpilih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Hadir pula sejumlah mantan presiden dan wakil presiden, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wapres ke-11 RI Boediono.
Sidang Bersama DPR-DPD RI yang merupakan bagian dari rangkaian Sidang Tahunan MPR juga mengundang para Duta Besar/Kepala Perwakilan Negara Sahabat dan Ketua Umum Partai Politik. Sidang kali ini menjadi sidang terakhir DPR-DPD periode 2019-2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








