PKS Belum Pantas Usung Cagub, Pengamat: Paling Tinggi Jadi Wagub
Citra Puspitaningrum | 25 Juni 2024, 05:00 WIB

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjuk kadernya, Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Namun peluang itu dinilai belum mampu mengantarkan PKS menduduki kursi nomor satu di Jakarta.
Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menilai, kader PKS belum mampu menjadi calon gubernur (Cagub), paling tinggi hanya sebagai calon wakil gubernur (Cawagub), meskipun PKS menang di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD DKI Jakarta 2024.
Pada Pileg Jakarta 2024, PKS menjadi partai pemenang dengan perolehan 1.012.028 suara (18 kursi).
"Saya sih melihat kemampuan PKS itu paling tinggi di wakil. Meskipun mereka punya suara yang cukup signifikan di legislatif, tapi itu tidak berkorelasi dengan kemampuan mereka mengakumulasi suara di Pilkada," kata Ray Rangkuti saat dihubungi Akurat.co, Senin (24/6/2024).
Ray mengatakan meski akar rumput PKS sangat kompak, tetapi para kadernya belum memiliki elektabilitas yang mentereng dibandingkan dengan tokoh-tokoh lainnya. Salah satunya Anies Rasyid Baswedan.
"Memang mereka solid secara partai, tapi enggak cukup kalau tokoh mereka dihadap-hadapkan dengan figur seperti Anies, Ahok, atau Ridwan Kamil," ujarnya.
Melihat situasi saat ini, Ray Rangkuti berpandangan bahwa PKS tidak realistis jika tetap mencalonkan Sohibul Iman sebagai Cagub DKI Jakarta. Sebab, sosok Sohibul kurang dikenal masyarakat Jakarta.
Baca Juga: Cara Pindah Jalur Pendaftaran PPDB Jakarta 2024 Prestasi ke Zonasi atau Afirmasi SD, SMP, dan SMA
"Yang paling realistis bagi saya sih PKS dapat wakil. Kecuali mereka berhubungan dengan PDIP, partai dengan partai, mereka tidak bergantung figur. Meski figur dari PDIP jauh lebih banyak dibandingkan dengan PKS untuk Jakarta," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman ditunjuk sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) dalam Pilkada Jakarta 2024.
"Sebagai Partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memperjuangkan kader terbaiknya sebagai Calon Gubernur DK Jakarta. Kandidat yang kami usung adalah Mohamad Sohibul Iman, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS," ujar Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mabruri dalam keterangannya, Minggu (23/6/2024).
Mabruri menuturkan, Sohibul merupakan figur yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni. Sohibul Iman pernah memimpin PKS pada periode 2015-2020.
Baca Juga: Tandang ke Markas Persib Bandung di Laga Pembuka Liga 1, PSBS Biak Tertantang dengan Bobotoh
Di bawah kepemimpinannya, PKS mengalami peningkatan suara dan kursi secara signifikan dari 8,46 juta suara (6,77 persen) di 2014 menjadi 11,49 juta suara (8,21 persen) di 2019, atau meningkat dari 40 kursi di 2014 menjadi 50 kursi di 2019.
"Artinya beliau memiliki kepemimpinan yang teruji dalam membawa PKS naik kelas. Beliau juga memiliki jejak yang panjang di dunia politik. terpilih tiga kali menjadi Anggota DPR pada periode 2009-2014, periode 2014-2019, dan periode 2024-2029 dan sempat memimpin DPR RI sebagai Wakil Ketua DPR," jelasnya.
Sebelum terjun di dunia politik, Sohibul Iman juga dikenal sebagai seorang teknokrat dan cendekiawan Muslim.
Ia lama berkecimpung dalam bidang teknologi di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kemenristek RI.
Ia pernah memimpin Universitas Paramadina sebagai Rektor, dan memimpin berbagai lembaga nirlaba yang fokus pada pengembangan inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia strategis.
"Pak Sohibul Iman ini figur yang tepat untuk memimpin Jakarta. beliau adalah perpaduan antara seorang birokrat yang handal, politisi yang mumpuni, dan intelektual yang disegani di dunia pendidikan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










