Bamsoet Telat, Prabowo Sudah Dari Dulu Menggagas Rekonsiliasi Nasional
Atikah Umiyani | 22 Mei 2024, 14:37 WIB

AKURAT.CO Presiden Terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto disebut memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan rekonsiliasi dengan sejumlah pihak demi menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi usulan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo untuk menggelar acara rekonsiliasi nasional antara kubu 01, 02 dan 03.
Menurut Muzani, tanpa adanya usulan tersebut, Prabowo pasti akan melakukan rekonsiliasi. Bahkan, upaya tersebut sudah dilakukan Prabowo dari jauh sebelumnya.
"Ya upaya untuk menjaga persatuan menjaga kerukunan menjaga kebersamaan saya kira makin datang dari berbagai macam kalangan makin bagus, tetapi tanpa itu pun presiden terpilih Pak Prabowo sudah melakukan," kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Muzani menjelaskan, dalam pidatonya Prabowo juga selalu mengatakan akan merangkul seluruh pihak untuk bersama-sama memberi kontribusi bagi bangsa dan negara. Tidak hanya kepada para pendukungnya, tapi juga sebaliknya.
"Sehingga bahkan Pak Prabowo selalu mengatakan bahwa beliau akan mengajak kepada mereka yang mendukung dan mereka yang tidak mendukung," ujarnya.
Muzani meyakini, pasca dilantik, Prabowo akan menjalankan komitmennya untuk mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan sedikitpun.
"Beliau akan mengayomi kepada mereka yang memilih dan yang tidak memilih, saya kira ini bentuk komitmen dari Presiden Terpilih Prabowo tehadap kerukunan, keutuhan, kebersamaan kita," tukasnya.
Sebelumnya, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyebut akan membuat acara rekonsiliasi nasional antara kubu 01, 02, dan 03. Acara tersebut, dia gagas bersama mantan politisi PDIP Maruarar Sirait.
"Kami bersama Mas Ara juga sedang menyiapkan sebuah gagasan rekonsiliasi nasional. Bagaimana kita memertemukan dalam suatu forum diskusi yang hangat, bicara tentang bangsa dan negara antara 01, 02, dan 03 dalam waktu dekat ini," kata Bamsoet di acara 'Tribute to Bang Akbar Tandjung' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (19/5/2024).
Menurut Bamsoet, acara tersebut bisa menjadi wadah bagi pemerintah ke depan untuk mempererat persatuan agar lebih mudah dalam menghadapi tantangan.
"Tantangan ke depan bangsa ini sangat berat, sehingga perlu kekompakan, kegotongroyongan dan saling memahami, saling mendukung satu sama lain antara Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan presiden hari ini, Jokowi dengan presiden-presiden sebelumnya menjadi satu membangun bangsa dan negara ke depan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini





