Pilih Jadi Oposisi, Ganjar Jilat Ludah Sendiri Jika Maju di Pilkada 2024

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menyebut, mantan Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo sama saja menjilat ludah sendiri jika ikut maju di Pilkada 2024.
Sebab, Ganjar sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi bagi pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Jika menjadi kepala daerah, maka Ganjar sama saja akan menjadi bagian dari pemerintah.
"Ganjar kan sudah deklarasi jadi oposisi, kalau sampai dia maju dalam Pilkada, artinya dia menjilat ludahnya sendiri. Karena kalau menang, dia akan menjadi bagian dari pemerintah," kata Teddy melalu X pribadinya @TeddGus, Sabtu (11/5/2024).
Baca Juga: Ganjar Kerap Kritik Wacana Prabowo Soal Tambah Kementerian, Jerry Massie: Jadi Pengamat Saja
Dia mengatakan, sejatinya tidak ada partai yang serius untuk menjadi oposisi pemerintah. Sebab, semua partai justru berlomba-lomba mengusung calon kepala daerah yang jika terpilih akan menjadi kepanjangan tangan dalam menjalankan program-program presiden.
"Artinya, Partai oposisi itu bukan lagi oposisi, karena mengusung kepala daerah, yang nanti akan menjalankan kebijakan presiden," ujarnya.
Menurutnya, jika benar-benar ingin memposisikan diri sebagai oposisi, semestinya partai politik tidak ikut mengusung kepala daerah di Pilkada.
"Kalau ada oposisi, tentu mereka tidak akan mengusung kepala daerah, karena kepala daerah itu akan menjalankan kebijakan pemerintah pusat dan tidak boleh membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat," tukasnya.
Baca Juga: Ganjar Pilih Jadi Oposisi, Prabowo: Silahkan Jadi Penonton di Pinggir Jalan, Jangan Mengganggu
Sebelumnya, mantan capres Ganjar Pranowo telah mendeklarasikan diri sebagai oposisi agar bisa menjadi penyeimbang bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Saya deklarasi, pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini," kata Ganjar dalam acara Halalbihalal TPN Ganjar-Mahfud di Rumah Pemenangan, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (6/5/2024).
Meski begitu, eks Gubernur Jawa Tengah tersebut akan tetap menghormati pemerintahan yang baru. "Tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini dan kami akan melakukan kontrol dengan cara yang benar," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








