Ahok Bicara Jakarta, Bukan Kajian yang Penting Eksekusi
Citra Puspitaningrum | 3 Mei 2024, 13:23 WIB

AKURAT.CO Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menilai cara mengatasi permasalahan di Jakarta harus disertai dengan eksekusi tak hanya sekadar perencanaan belaka.
"Yang penting bagi saya, bukan kajian-kajian kita tahu terlalu banyak yang paling penting, ada yang berani eksekusi enggak? Kadang kita tidak populer tapi demi untuk Jakarta yang lebih baik, popularitas itu tidak penting, hanya sementara, kalau popularitas hanya pencitraan," kata Ahok dalam video di akun YouTube, Jumat (3/5/2024).
Sebab, lanjut dia, keberanian menjadi kunci dalam mengatasi permasalahan kota Jakarta. "Bagi saya yang paling penting adalah melakukan eksekusi sehingga kita meninggalkan legacy (warisan)," ujarnya.
Dalam video itu, Ahok mengusulkan beberapa kebijakan guna mengatasi permasalahan kota Jakarta. Salah satu yang disorot Ahok adalah soal kemacetan yang tak kunjung terselesaikan.
Selain kemacetan, pemukiman juga menjadi salah satu hal penting bagi warga Jakarta.
Ketersediaan pemukiman di kota Jakarta juga tak kunjung terselesaikan karena masih banyak warga Jakarta yang belum memiliki hunian pribadi.
"Tentu tidak bisa beli rumah di Jakarta yang begitu mahal. Semua kota maju tentu harga rumah akan mahal. Karena itu pemerintahlah yang menyediakan apartemen sewa bulanan yang murah, ibaratnya dulu saya sampaikan sewa apartemen seperti tinggal di rumah kos, harga kos," jelasnya.
Baca Juga: TKN Soal Ahok Serang Jokowi dan Gibran: Tidak Usah Ditanggapi, Selalu Bikin Gaduh dari Dulu
Dengan demikian, lanjut Ahok, warga Jakarta bisa kembali ke rumah di akhir pekan dan pada saat bersamaan kendaraan-kendaraan di Jakarta akan berkurang.
"Dengan cara sepeti itu ah kita berharap kendaraan yang masuk, yang bekerja di ibu kota, selain ada kendaraan umum, ada LRT, MRT itu bisa nolong," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









