Caleg Terpilih Wajib Mundur Jika Mencalonkan Diri di Pilkada 2024
Citra Puspitaningrum | 18 April 2024, 12:31 WIB

AKURAT.CO Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idham Holik mengatakan calon anggota legislatif terpilih harus mengundurkan diri jika mencalonkan sebagai kepala daerah dalam Pilkada 2024.
Peraturan itu harus ditaati semua calon anggota legislatif terpilih karena sudah diatur dalam UU Pilkada.
"Calon anggota terpilih yang sudah dilantik wajib mengundurkan diri pada saat dicalonkan menjadi bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah," kata Idham Holik kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/4/2024).
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI itu menyatakan UU Pilkada yang telah diketuk palu Mahkamah Konstitusi menjadi pegangan pihaknya dalam menjalankan peraturan yang dimaksud yakni, calon gubernur dan calon wakil gubernur, calon bupati dan calon wakil bupati serta calon wali kota dan calo wakil wali kota sebagaimana tertuang dalam UU Pilkada.
"Menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota dewan perwakilan rakyat, anggota dewan perwakilan daerah dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta pemilihan," demikian bunyi pasal 7 ayat (2) huruf s UU Pilkada Tahun 2106.
Diberitakan sebelumnya, Idham menerangkan pihaknya dalam waktu dekat akan menyelenggarakan rapat koordinasi membahas persiapan Pilkada serentak 2024 yang diikuti sebanyak 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota.
Baca Juga: Pep Guardiola: Saya Sama Sekali tak Punya Penyesalan, Real Madrid Lebih Baik di Adu Penalti
"KPU akan mengadakan dua rapat koordinasi yaitu pertama, rapat koordinasi evaluasi pembentukan badan adhoc pemilu tahun 2024 dan persiapan badan adhoc pilkada tahun 2024," terangnya.
"Dan rapat kedua, rapat koordinasi dalam rangka persiapan penyerahan dukungan pencalonan perseorangan bakal pasangan calon," sambungnya.
Dengan waktu yang masih panjang, lanjut Idham, pihaknya optimis penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 bakal bergulir sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni pada 27 November 2024.
"Sambil melaksanakan tahapan penyelesaian dalam hal ini PHPU, baik itu Pilpres maupun Pileg. KPU terus mempersiapkan tahapan Pilkada serentak 2024," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








