Zulhas Yakin Keputusan MK Tak akan Ganggu Pelantikan Prabowo-Gibran: Semuanya Lancar

AKURAT.CO Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan menyebut keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak akan menghambat pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.
Zulhas meyakini, MK tidak akan mengabulkan sejumlah permohonan yang diajukan pemohon satu dan dua karena selisih kemenangan Prabowo-Gibran dengan para pesaingnya terpaut cukup jauh.
Baca Juga: MK Diprediksi Bakal Putuskan Pemungutan Suara Ulang Pilpres 2024
"Dulu selisihnya dikit, sekarang banyak. Jadi insyaAllah semuanya lancar," kata Zulhas kepada wartawan di Kertanegara, Jakarta, Rabu (10/4/2024).
Bukan tanpa sebab, keyakinan itu disampaikan Zulhas karena dirinya pernah dua kali kalah dalam sidang gugatan MK pada Pilpres 2014 dan 2019. Saat itu, PAN mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Zulhas menjelaskan, saat itu pihaknya kalah dalam gugatan di MK walaupun selisih suara jagoannya hanya kalah tipis dengan paslon yang menang.
"Saya kan dulu kalah 2 kali. Selisihnya dikit. Jadi dulu saya nuntut 2 kali, sekarang kan gantian dituntut," ujarnya.
Sebagai informasi, Mahkamah Konstitusi (MK) akan segera memutus hasil sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024. Keputusan itu rencananya akan diketok pada 22 April 2024 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





