Pertemuan Megawati dan Prabowo Bukan Hal Mustahil

AKURAT.CO Rencana rekonsiliasi politik antara Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dinilai bukan hal yang mustahil untuk terjadi.
Pengamat politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai positif wacana pertemuan tersebut. Menurutnya, kesatuan akan tetap terjaga meski sempat berbeda jalan.
“Pertemuan antara dua tokoh itu, saya kira hal yang baik, untuk saling bersilaturahmi. Semua elit siapa pun itu untuk tetap saling bersilaturahmi meski ada perbedaan pandangan. Jadi tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Romli kepada Akurat.co, Jumat (29/3/2024).
Baca Juga: Airlangga Ucapkan Terima Kasih kepada Kader: Prabowo-Gibran Menang, Suara Golkar Meningkat
Menurutnya, wacana pertemuan itu tak akan jauh dari pembahasan koalisi pemerintahan Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka nantinya.
“Bisa jadi dibalik ada pertemuan itu dibicarakan juga tentang kemungkinan PDIP berkoalisi masuk pemerintahan. Apa lagi memang antara ibu Megawati dan pak Prabowo pernah maju bersama dalam pilpres sehingga tidak ada masalah keduanya,” demikian Romli.
Sebelumnya, wacana pertemuan dua tokoh ini pertama kali muncul usai Prabowo Subianto mendatangi markas Partai Nasdem dan bertemu Surya Paloh, hingga berencana menemui pimpinan partai lain, yakni PPP.
Baca Juga: Ini 6 Menteri dan 3 Wamen yang Belum Setor LHKPN ke KPK
Kedua kubu, yakni elite Partai Gerindra dan PDIP, tidak menampik saat ditanyai awak media apakah pertemuan keduanya akan segera diindahkan.
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, misalnya, saat ditanyai awak media apakah sudah ada rencana untuk bertemu, Ketua DPR RI itu tidak menampik.
“Insya Allah,” ujar Puan singkat kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









