Akurat

Kubu 03 Ungkap Ada Saksi Sengketa Pilpres yang Ketakutan

Paskalis Rubedanto | 28 Maret 2024, 10:47 WIB
Kubu 03 Ungkap Ada Saksi Sengketa Pilpres yang Ketakutan

AKURAT.CO Kubu paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengungkapkan terdapat saksi sengketa pilpres 2024 yang merasa ketakutan karena diduga mendapat intimidasi.

Anggota Tim Hukum pembela Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyiapkan 19 orang saksi, diantaranya seorang pejabat yang ketakutan karena intimidasi.

“Kita ada 19 (orang). Kita juga, saksi kita pada ketakutan. Dari pihak pejabat daerah ya, kepala desa misalnya,” kata Todung di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Kecewa Kapolri Larang Kapolda Jadi Saksi Sengketa Pemilu

Namun, dirinya menegaskan, akan tetap menghadirkan saksi tersebut, dan mereka akan mengajukan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kita akan menghadirkan. Kita lihat nantilah ya. Kalau misalnya sudah habis waktunya ke LPSK kita ke sana ya,” tutup Todung.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi telah merampungkan sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU), pada Rabu (27/3/2024).

Baca Juga: MK Batasi Jumlah Saksi Sengketa PHPU, Jubir: Saksi 15 Orang dan Ahli Dua Orang

Adapun sidang perdana tersebut dilaksanakan untuk memeriksa kelengkapan dan kejelasan materi permohonan serta memeriksa dan mengesahkan alat bukti pemohon dan penyerahan jawaban dan keterangan Pihak Terkait serta Pemberi Keterangan.

Pada sidang perdana tersebut. Tim Hukum Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menyatakan petitum di sidang perdana sengketa perselisihan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggota Tim Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyebutkan sejumlah petitum, diantaranya meminta diskualifikasi kepada paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.