Reshuffle Lagi, Benny Rhamdani Dicopot dari Kepala BP2MI?

AKURAT.CO Beredar rumor politik bahwa Presiden Jokowi akan kembali melakukan reshuffle. Salah satu yang diganti adalah pejabat kepala lembaga pemerintah nonkementerian. Reshuffle disebut-sebut akan dilakukan hari ini.
Isu politik reshuffle kabinet memang masih hangat sejak Presiden Jokowi melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/BPN dan Hadi Tjahjanto sebagai Menko Polhukam, pada Rabu 21 Februari 2024.
Setelah pelantikan kedua orang itu, Presiden Jokowi memberi sinyal bakal melakukan lagi perombakan atau reshuffle dalam waktu dekat.
"Ya, namanya kalau kebutuhan memang mengharuskan, ya kenapa tidak?" kata Jokowi dalam jumpa pers bersama AHY dan Hadi, di Istana Negara.
Sejak tadi malam terdengar isu bahwa reshuffle kabinet akan dilakukan segera, mungkin saja hari ini. Salah satu pejabat yang diganti adalah kepala badan pemerintah.
Tidak diketahui pasti siapa orang yang dimaksud, namun sumber redaksi menyebut besar kemungkinan targetnya adalah Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.
Penyebab pencopotan ini disebut-sebut adalah sikap politik Benny yang terang-terangan mendukung salah satu capres pada masa kampanye Pilpres 2024 sekaligus secara terbuka menyatakan sikap berseberangan dengan Presiden Jokowi yang memberikannya jabatan Kepala BP2MI sejak April 2020.
Dua hari lalu (Senin, 25/3/2024) pun diberitakan bahwa Benny yang juga kader Partai Hanura itu dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Negara secara mendadak.
Kepada wartawan, sebelum beranjak ke Istana, Benny mengaku tidak tahu apa urgensi pemanggilannya oleh Presiden.
Namun, Benny menduga Jokowi ingin membahas kasus tindak pidana perdagangan orang dengan modus magang mahasiswa ke Jerman, yang perkaranya ditangani Bareskrim Polri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









