Gugatan ke MK Hasil Pemilu 2024 Lebih Rendah Dibanding Pemilu 2019, Berikut Statistiknya
Citra Puspitaningrum | 25 Maret 2024, 01:00 WIB

AKURAT.CO Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, M. Afifuddin mengatakan, ada penurunan perkara sengketa pemilu alias perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) tahun 2024.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan itu mengungkapkan, pada Pemilu 2019 terdapat 340 perkara PHPU yang disidangkan di MK. Sedangkan untuk Pemilu 2024 terdapat 273 perkara.
"Pada Pemilu 2024 mengalami penurunan atau setara sekitar 80,29 persen alias mengalami penurunan perkara sengketa PHPU di MK sekitar 19,71 persen," kata Afifuddin kepada wartawan, Minggu (24/3/2024).
Baca Juga: MotoGP Portugal: Jorge Martin Rebut Puncak Klasemen Diwarnai Benturan Bagnaia dan Marquez
Afif mengurai, pada PHPU Pemilu 2019 perkara yang didaftarkan berjumlah 340 perkara.
Kemudian perkara yang diperiksa sampai dengan tahap pembuktian sebanyak 122 perkara dan perkara yang dikabulkan berjumlah 12 perkara.
Perkara PHPU Pemilu 2024
Perkara yg didaftarkan berjumlah 273 perkara, berdasarkan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (AP3) yang diterbitkan MK pada Minggu 24 Maret 2024 pukul 19.00 WIB.
Perincian perkara:
1. Pilpres: 2 Pengajuan Permohonan.
2. Pileg DPR dan DPRD: 259 Pengajuan Permohonan.
3. DPD: 12 pengajuan permohonan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






