Akurat

Prabowo Yakin Oktober Dilantik Jadi Presiden, NasDem Beri Tanggapan Begini

Atikah Umiyani | 6 Maret 2024, 14:36 WIB
Prabowo Yakin Oktober Dilantik Jadi Presiden, NasDem Beri Tanggapan Begini

AKURAT.CO Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni ikut menanggapi sikap capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang yakin bahwa dirinya akan dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Sahroni menilai, keyakinan itu semestinya diucapkan pasca tanggal 20 Maret saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan siapa capres yang menjadi pemenang Pilpres 2024.

Kendati begitu, Sahroni menilai bahwa kepercayaan diri Prabowo itu adalah suatu hal yang wajar, dan boleh dilakukan.

Baca Juga: OJK Cabut Pembatasan, Akulaku PayLater Kembali Salurkan Pembiayaan

"Mungkin nanti setelah pengumuman 20 Maret kali yaa, kan ada masa sanggah tuh, setelah itu ya, namanya kepercayaan diri boleh-boleh aja, gapapa sah-sah aja," kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Di tengah proses perhitungan ini, Sahroni juga menyampaikan harapannya agar KPU bisa menyelesaikan dengan baik sejumlah kehebohan di publik yang menyangkut hasil rekapitulasi suara sementara.

"Dan mudah-mudahan kejadian-kejadian yang terjadi saat ini kan membuat  kehebohan di publik, ya bisa diselesaikan dengan KPU," ucapnya.

Baca Juga: Cetak Gol Penentu, Harry Kane Berharap Kemenangan Lawan Lazio Jadi Titik Balik Bayern Muenchen

Sebagai informasi, sebelumnya Prabowo Subianto sangat yakin akan dilantik menjadi presiden Republik Indonesia ke-8 periode 2024-2029 pada 20 Oktober mendatang.

"Insyaallah saya akan dilantik pada 20 Oktober (2024)," kata Prabowo dalam Mandiri Investment Forum 2024 di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (5/3/2024).

"Dan saya rasa transisi akan sangat mulus, karena seperti kalian tahu, dari 3 kandidat, tim saya sangat terbuka mengatakan bahwa kami adalah bagian dari tim Jokowi. Kami tidak malu," sambungnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.