Akurat Logo

Prabowo: Yang Tidak Setuju Program Makan Siang Gratis, Bukan Orang Waras

Atikah Umiyani | 10 Februari 2024, 15:46 WIB
Prabowo: Yang Tidak Setuju Program Makan Siang Gratis, Bukan Orang Waras

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa orang-orang yang tidak setuju dengan program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah adalah orang yang tidak waras.

Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan ratusan ribu pendukung yang hadir dalam acara kampanya akbar terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Senayan, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).

Baca Juga: TKN Bantah Isu Prabowo Korupsi Pembelian Pesawat: Ada Upaya Menyebarkan Hoaks dan Fitnah

"Saudara-saudara sekalian, yang mengatakan makan untuk anak anak kita tidak penting, menurut saya bukan orang yang waras, bukan orang yang cinta tanah air," kata Prabowo.

Dirinya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka tidak ragu-ragu mengusung program makan siang gratis untuk anak-anak di sekolah dan yang ada di pesantren. Dia meyakini, masyarakat sangat mendukung program tersebut.

Menurutnya, orang-orang yang tidak setuju dengan program unggulan paslon nomor urut 2 tersebut perlu belajar lagi. Bahkan, dia menilai kebangetan jika ada pihak yang tidak setuju anak-anak Indonesia diberi makan siang gratis oleh pemerintah.

Baca Juga: Tak Bisa Masuk ke GBK, Relawan Bisa Nonton Kampanye Akbar Prabowo-Gibran Lewat Videotron

"Saya kira kalian sudah mengerti perjuangan prabowo-gibran, betul? sudah mengerti? kita akan kasih makan siang untuk semua anak anak Indonesia. Yang tidak setuju mungkin sebaiknya belajar lagi, yang tidak setuju anak anak indonesia dikasih makan siang kebangetan," ujarnya.

"Yang penting rakyat setuju atau tidak? penting atau tidak? Mau enggak anak anak kalian kuat, pinter, cerdas, mau atau tidak?," lanjut Prabowo yang kemudian dijawab 'setuju' secara serentak oleh masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.