Persita vs Persija: Shin Tae-yong Harap Persaudaraan Suporter di Bantul Terulang di Serang

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memuji sikap suporter PSIM Yogyakarta saat pasukannya bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026).
Shin Tae-yong melihat suasana harmonis antara suporter tuan rumah dan suporter Persija yang datang ke Bantul untuk mendukung tim mereka pada laga keempat Super League 2026-2027.
The Jakmania-sebutan untuk suporter Persija-mengisi tribun selatan dan barat serta di beberapa bagian Stadion Sultan Agung. Mereka menyanyikan yel-yel dan berteriak layaknya di kandang sendiri.
Di sisi lain, suporter PSIM menyambut Jakmania dengan damai. Suasana di Bantul akhir pekan lalu menunjukkan persaudaraan antar suporter di klub Indonesia.
Baca Juga: Persita vs Persija: Shin Tae-yong Waspadai Tren Tak Terkalahkan Pendekar Cisadane
Oleh Shin Tae-yong, harmoni itu diharapkan bisa menjadi contoh ketika Persija bertandang ke kandang Persita Tangerang, Banten International Stadium, Serang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
"Seperti saat suporter Jakmania menciptakan budaya dukungan yang baik di Yogyakarta, saya berharap ketika (suporter lawan) datang ke sini, mereka juga mendukung dengan menjunjung tinggi fair play dan menikmati pertandingan," kata Shin Tae-yong dipetik dari laman resmi Persija.
"Kami pun akan bekerja keras. Daripada menimbulkan masalah akibat fanatisme yang berlebihan, jauh lebih penting untuk datang, mendukung dengan menjunjung tinggi fair play, dan menikmati pertandingan bersama."
Pandangan soal suporter yang disampaikan Shin Tae-yong ini juga sejalan dengan dua insiden pasca laga PSIM vs Persija, akhir pekan lalu. Yakni serangan oknum suporter Persija terhadap bus Persib Bandung U-18 dan terhadap bus yang ditumpangi Jakmania Cikampek.
Serangan dilakukan oleh oknum suporter Persija yang kebetulan bertemu bus Persib U-18 di area istirahat kilometer 360 Batang, Batang, Jawa Tengah, sepulang menyaksikan laga Persija versus PSIM Yogyakarta di Yogyakarta.
Pada saat yang hampir bersamaan, bus yang ditumpangi sejumlah suporter Persija basis Cikampek dilempar orang tak dikenal di kilometer 200 Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat.
=====
Tentang dua insiden itu, Shin Tae-yong meminta tindakan tak diserahkan kepada klub saja. Eks Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu juga menganggap tindakan hukum harus diambil demi efek jera.
“Pihak berwenang harus menangkap dan menghukum berat para pelaku agar kejadian seperti ini tidak terulang pada masa mendatang," kata Shin Tae-yong.
"Melimpahkan tanggung jawab tersebut kepada pihak klub saja tidak masuk akal. Sanksi hukum yang tegas harus dijatuhkan kepada individu-individu yang melakukan tindakan tersebut."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







