Mahfud Sebut Pimpinan Parpol Lawan Seperti Bebek Dikendalikan, Gerindra Beri Respons Begini
Atikah Umiyani | 7 Februari 2024, 10:44 WIB

AKURAT.CO Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani tak mau mengambil pusing dengan pernyataan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang menyebut pimpinan parpol dari koalisi lawan seperti bebek yang dikendalikan.
Muzani mengatakan bahwa partainya sama sekali tidak sama dengan apa yang disampaikan Mahfud. Bahkan, Gerindra pun sangat menghargai keputusan setiap parpol dalam mengusung capres dan cawapres.
"Kami menghormati sepenuhnya kedaulatan partai dan kami menghormati sepenuhnya rumah tangga partai-partai politik," kata Muzani kepasa wartawan, Rabu (7/2/2024).
Muzani juga menyampaikan terima kasih kepada partai-partai yang telah berkenan untuk mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Pihaknya, juga tetap menghormati keputusan parpol yang mendukung paslon lain.
"Tidak mengusung pasangan Prabowo Gibran, juga kami tetap menghormati partai-partai itu. Bagi kami, semua parpol berkehendak dan berkeinginan baik untuk menjadi alat perjuangan bagi kemajuan bangsa dan negara," ujarnya.
Muzani mengatakan, bahwa dirinya sama sekali tidak berpikiran sebagaimana yang dikatakan Mahfud. Dia meyakini bahwa setiap keputusan yang diambil oleh pimpinan parpol memiliki maksud yang baik.
"Kami tidak memersangkakan keadaan itu. Silakan saja partai menurut pandangan politiknya untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden yang dianggap baik," tuturnya.
"Bagi kami partai politik adalah instrumen demokrasi, apakah itu mengusung Prabowo-Gibran atau mengusung yang lain. jadi kami menghormati itu," tambahnya.
Sebelumnya, mantan Menkopolhukam Mahfud MD menyinggung adanya partai yang bisa dikendalikan seperti bebek. Hal itu disampaikan Mahfud saat mengisi acara Tabrak Prof di Sleman, Yogyakarta pada Senin (5/2/2024) malam.
Awalnya, Mahfud menjelaskan bahwa dirinya dan Ganjar Pranowo bukanlah petugas partai. Dia juga menegaskan bahwa partai yang mengusungnya adalah partai yang independen, berbeda dengan partai-partai dari koalisi lain.
"Partai yang bukan mengusung kami, bukankah pimpinan partainya juga semakin seperti bebek-bebek dikendalikan. Partai yang ngusung kami ini gagah, 'Ayo calon presiden maju, maju katakan,' tapi yang lain seperti bebek dipegang lehernya jalan gitu," ujar Mahfud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






