Ahmad Muzani Tegaskan Tugas MPR Membangun Suasana Kenegaraan Lebih Kondusif

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menegaskan bahwa tugas lembaganya adalah membuat suasana kenegaraan menjadi lebih kondusif, apalagi di tengah pandemi Covid-19 dan masa menjelang Pilkada Serentak 2020.
"Tugas MPR adalah membangun suasana kenegaraan yang lebih kondusif," kata Muzani dalam diskusi bertema 'Visi Misi NKRI Bagi Calon Kepala Daerah,’ yang digelar di Bandung pada Sabtu (8/11/2020).
Lebih lanjut, dia juga menyinggung soal tema diskusi kali ini. Menurutnya, tema ini agak terlambat untuk diangkat, karena semua calon sekarang pada persiapan akhir menuju kemenangan. Dimana hari efektif Pilkada tinggal 20 atau 25 hari lagi sebelum tanggal 9 Desember.
“Tapi, sebagai pengingat kepada calon gubernur, calon bupati, calon walikota, maka tema ini menjadi penting bahwa sehebat apapun misinya maka sebagai calon gubernur, bupati, walikota harus dalam koridor NKRI,” kata dia.
Dia mengingatkan, dalam kampanyenya, tiap cakada harus berupaya mengangkat rasa kedaerahannya, tetapi upaya itu harus dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.
“Atau upaya membuat ciri kedaerahan diperbolehkan, tetapi ciri itu tidak boleh melebihi dari bingkai NKRI. Tapi, di antara para calon yang ada di 270 titik Pilkada sekarang ini seringkali kebablasan, maka sebagai sebuah forum perlu mengingatkan kembali tentang posisinya,” imbuhnya.
Sebagai informasi, acara diskusi ini berlangsung dalam acara Press Gathering Pimpinan MPR bekerjasama dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen.
Press Gathering ini dihadiri oleh pimpinan MPR, pimpinan badan, pimpinan fraksi dan kelompok DPD. Mereka adalah Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Hidayat Nur Wahid (virtual) dan Lestari Moerdijat (virtual) dari unsur pimpinan MPR. Sedangkan Idris Laena (Golkar), Anton Sukartono (Demokrat), Taufik Basari (Nasdem), H.M. Ali Taher Parasong (PAN), H. Johan Rosihan (PKS), dan Hj. Illiza Sa’auddin Djamal (PPP), hadir sebagai pimpinan badan, fraksi, dan kelompok DPD. Selain itu, hadir sebagai undangan pimpinan Sekretariat Jenderal DPD, dalam hal ini Deputi Administrasi DPD RI, Adam Bachtiar.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai


