Urus Pj Kepala Daerah, Istana Tak Khawatir Tito Menyimpang Jadi Plt Menko Polhukam

AKURAT.CO Istana tak khawatir Tito Karnavian bakal menyimpang ketika melaksanakan tugas sebagai Plt Menko Polhukam, menggantikan Mahfud MD. Tito bakal mengemban tugas baru, selain mengurus Pj Kepala Daerah selaku Mendagri, jelang hari pencoblosan.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menegaskan, penunjukkan Tito menjabat Plt Menko Polhukam melalui pertimbangan matang, mengikuti kerangka sistem yang ada. Dia meyakini penyelenggaraan pemilu tidak terganggu dengan peran Tito yang baru di Kemenko Polhukam.
"Kita bekerja dalam kerangka sistem, tentu ada supporting system yang sudah terbangun selama ini dan hal-hal lain sudah terjaga dengan baik. Saya kira tidak ada kekhawatiran mengenai penyelenggaraan pemilu," kata Ari, di Gedung Setneg, Jakarta, Jumat (2/2/2024).
Baca Juga: Prabowo Nyapres, Jokowi Pilih Tito Gantikan Mahfud
Isu netralitas menjadi penting belakangan ini memasuki hari pencoblosan yang bakal digelar kurang dari dua pekan ke depan. Kalangan kampus telah menyuarakan hal ini melalui petisi yang disampaikan UGM, UII dan UI.
Tito selaku Mendagri mengurus dan memonitor ratusan Pj Kepala Daerah. Adanya beban baru menjabat Menko Polhukam, tak membuat Istana mawas diri, penunjukan Tito bakal menambah celah kritik dari publik.
"Semua proses sudah berjalan dengan baik. Ada institusi penyelenggara pemilu, Kementerian Dalam Negeri juga sudah bekerja dan berjalan dengan baik. Kemenko Polhukam juga selama ini sudah menjalankan fungsi dengan baik," kata Ari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






