Mendagri Instruksikan Pemda Siaga Total Hadapi PSU: Awasi Kecurangan, Jaga Keamanan!

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah (Pemda) yang akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memperkuat persiapan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Hal ini mencakup Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, dan Polri guna memastikan kesiapan teknis berjalan optimal.
Menurut Tito, sesuai putusan MK terkait PSU di sejumlah daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki peran krusial dalam memastikan kesiapan anggaran melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) serta menjaga stabilitas keamanan dan politik.
Ia menegaskan pentingnya kerja sama yang efektif antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan.
“Kami sudah melakukan monitoring dan evaluasi. Kami juga memiliki desk khusus di sini. Kami harap semuanya berjalan lancar, insyaallah,” ujar Tito di Jakarta, Minggu (23/3/2025).
Baca Juga: Pemerintah Fokus Tingkatkan Fasilitas Rumah Sakit di Wilayah 3T
Mendagri meminta seluruh pihak membangun kesamaan visi dalam menghadapi setiap tahapan PSU.
Ia menekankan, aparat keamanan harus serius mengantisipasi potensi gangguan, terutama karena masih adanya polarisasi di sejumlah daerah yang belum mereda.
Ia juga mengingatkan Bawaslu untuk mengawasi secara ketat potensi kecurangan yang mungkin terjadi selama PSU, termasuk praktik politik uang yang berpeluang mencederai integritas proses demokrasi.
Meski secara umum kesiapan anggaran NPHD telah dipersiapkan, Tito mengimbau agar pemerintah daerah memastikan kembali, seluruh kebutuhan sudah siap sepenuhnya. Sementara itu, TNI dan Polri diminta menjaga situasi agar tetap aman, lancar, dan kondusif.
“Tolong TNI, Polri, dan BIN benar-benar menjaga keamanan agar seluruh proses berjalan aman, lancar, tanpa masalah,” tegas Tito.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









