Akurat Logo

Prabowo Nyapres, Jokowi Pilih Tito Gantikan Mahfud

Roni Anggara | 2 Februari 2024, 17:20 WIB
Prabowo Nyapres, Jokowi Pilih Tito Gantikan Mahfud


AKURAT.CO Presiden Jokowi lebih memilih Mendagri Tito Karnavian menjadi Plt Menko Polhukam, menggantikan Mahfud MD. Sekalipun tergolong senior, Jokowi menganggap Menhan Prabowo sudah banyak urusan dan menjadi kontestan Pilpres 2024, sehingga tidak dibebani jabatan Plt Menko Polhukam.

Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menyebut, penunjukkan Tito sudah satu paket dengan pemberhentian Mahfud melalui Keppres No 20/P Tahun 2024. Tito bakal menjabat Plt Menko Polhukam hingga Jokowi menunjuk menteri definitif.
 
"Pak Prabowo kan banyak tugas sekarang ini, termasuk sedang dicalonkan menjadi capres. Tentu beliau banyak kegiatan yang lain," kata Ari, di Gedung Setneg, Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Baca Juga: Rangkap Menko Polhukam, Tito Diyakini Mampu Rampungkan Tugas Mahfud

Ketika disinggung netralitas Tito, yang dikenal menjadi salah satu menteri yang dekat dengan Jokowi, Ari menegaskan hal itu berlebihan. Narasi orang Jokowi gantikan Mahfud keliru karena penunjukkan Plt Menko Polhukam dilakukan berbasis kriteria tertentu.

"Ini kan tentu berdasarkan berbagai aspek, termasuk senioritas, dan lain-lain. Tentu Pak Tito memiliki kualifikasi untuk itu, dan Plt menjalankan fungsi sampai Menko Polhukam definitif (ditunjuk)," kata Ari.

Baca Juga: Keppres Pemberhentian Mahfud Sudah Terbit, Tito Jadi Plt Menko Polhukam

Dirinya meyakini Tito mampu melaksanakan tugas di Kemenko Polhukam, karena sudah didukung sistem yang memadai.

"Saya yakin juga faktor penunjukan Pak Tito juga sesuatu yang sangat profesional karena beliau mempunyai track record yang panjang di bidangnya, senior di kementerian strategis yang saat ini di kementerian  dalam negeri," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.