Gibran Siap Debat, TKN Tak Gentar Jika Muhaimin-Mahfud Bersekongkol
Atikah Umiyani | 18 Januari 2024, 14:49 WIB

AKURAT.CO Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka disebut sudah sangat siap untuk menghadapi debat sesi keempat yang akan diikuti para cawapres.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Mahfuz Sidik mengatakan, sama sekali tak gentar jika dua cawapres lain, yakni Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD ingin bersekongkol untuk menjatuhkan Gibran.
"Terus terang kami di TKN, termasuk tim yang mengasistensi untuk debat cawapres hari Minggu besok tidak terlalu khawatir, atau cemas, kalaupun paslon lain bersekongkol untuk menyerang atau mengerjai cawapres kami dalam debat yang akan datang," kata Mahfuz kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/1/20224).
Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Jawa Timur Sambangi TKD Prabowo-Gibran, Sampaikan Harapan Bila Jadi Presiden
Mahfuz kemudian menyinggung soal kejadian debat sesi ketiga dimana Prabowo Subianto menjadi musuh bersama bagi Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
"Saya kira masyarakat, publik itu kan mengikuti secara langsung apa yang dialami oleh pak Prabowo. Itu memang merupakan suatu hal yang tidak mengenakkan bagi beliau, dan beliau berupaya untuk mengontrol betul sikapnya," kata dia.
Mahfuz mengatakan, walaupun Prabowo mendapat serangan bertubi-tubi dari dua pesaingnya, namun simpati masyarakat justru datang kepada Prabowo pasca debat.
Karenanya, Mahfuz mengaku tak khawatir jika Muhaimin dan Mahfud ingin bekerja sama untuk menyerang Gibran dalam debat nanti yang mengusung tema energi, sumber daya alam, sumber daya manusia, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.
"Tapi kita lihat arus balik justru terjadi di masyarakat, di para penonton yang menyaksikan itu semua. Saya kira kalau pun ada kesepakatan tidak baik untuk mengerjai, saya kira ya itu akan merugikan mereka sendiri karena masyarakat dan penonton akan melihat ini sebagai sesuatu yang tidak baik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









