KPU Tambah Stasiun TV Penyelenggara Debat Capres, MNC Group dan Garuda TV
Citra Puspitaningrum | 5 Januari 2024, 19:09 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menambah satu stasiun televisi (TV) sebagai penyelenggara debat ketiga khusus calon presiden (Capres) yang dihelat pada Minggu (7/1/2024). Adapun tema debat capres nanti akan membahas isu seputar pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.
"Sedangkan untuk TV penyelenggara MNC Group, ditambah support dengan Garuda TV," kata anggota KPU RI, August Mellaz dalam konferensi pers pelaksanaan debat ketiga untuk Capres di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2024).
Mellaz menegaskan, dalam pelaksanaan debat ketiga untuk pilpres, pihaknya telah memastikan kesiapan tempat penyelenggara, stasiun TV hingga para panelis yang bertugas dalam membuat pertanyaan untuk para kandidat capres.
"Pada debat yang ketiga ini, selain tempat, kemudian waktu, termasuk pihak penyelenggara, kami juga sudah mendapatkan konfirmasi dan kesediaan dari 11 orang panelis yang akan menjalankan tugas untuk menyusun pertanyaan," ujarnya.
Adapun untuk 11 panelis, lanjut dia, KPU memastikan tidak akan ada kebocoran pertanyaan sebab 11 panelis harus menjalani karantina. "Hari ini tanggal 5 januari, mulai malam ini sampai dengan tanggal 8 akan dilakukan karantina di Jakarta," ucapnya.
Selain panelis, KPU juga sudah menetapkan dua orang moderator untuk memimpin jalannya debat ketiga pilpres. Debat ketiga nanti akan dimoderatori oleh Aryo Ardi jurnalis dari Global TV dan Anisha Dasuki dari INews TV.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







