Akurat

Gibran Sebut Singkawang Sebagai Percontohan Kurikulum Antarumat Beragama

Herry Supriyatna | 17 Desember 2023, 17:30 WIB
Gibran Sebut Singkawang Sebagai Percontohan Kurikulum Antarumat Beragama

AKURAT.CO Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada Minggu (17/12/2023).

Dalam kunjungannya, Gibran melakukan pertemuan dengan perwakilan berbagai etnis dan agama masyarakat Singkawang di kediaman Keluarga Besar Marga Chai.

Gibran menyebut bahwa kerukunan beragama di Kota Singkawang sebagai inspirasi bagi usaha menjaga keragaman dan toleransi.

Bahkan sebagai wali kota, Gibran menyebut Pemerintah Kota Solo menjadikan Singkawang sebagai percontohan untuk menjaga kerukunan masyarakat.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Prabowo: Beliau Mempersatukan Kita

“Untuk masalah komunikasi antar etnis, antar tokoh agama, kami mengikuti Singkawang. Singkawang ini luar biasa, jadi percontohan,” kata Gibran.

Gibran berterima kasih karena sudah bisa bersilaturahmi dengan tokoh dan masyarakat Singkawang. Ia juga sempat melihat produk dan berbincang dengan para pelaku UMKM. Menurut Gibran, UMKM di Singkawang perlu inkubasi agar terus berkembang.

“Biar bisa dikawal dari A sampai Z. Produknya, kemasannya, digital marketingnya, brandingnya. Nanti bisa dicarikan off taker-nya,” ujar Gibran.

Menurut Gibran, cara-cara tersebut ia tempuh untuk mengangkat UMKM di Kota Solo. “Kalau di Solo sudah sampai ekspor juga. Kita juga ikut pameran. Jadi harus ada inkubasinya,” kata Gibran.

Baca Juga: Soal Status Tersangka Firli Bahuri, Yusril Sebut Bukti yang Ada Tak Sesuai Putusan MK dan KUHAP

Gibran diagendakan berkampanye di beberapa titik di 2 kota di Kalimantan Barat, yaitu Singkawang dan Pontianak.

Di Singkawang Gibran dijadwalkan berdiskusi dengan tokoh masyarakat lintas agama. Di Pontianak, Gibran diagendakan berdialog dengan anak muda pelaku UMKM.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.