Akurat Logo

Hasil Debat Perdana Capres: Anies-Ganjar Imbang, Prabowo Tampil Monoton

Paskalis Rubedanto | 13 Desember 2023, 17:27 WIB
Hasil Debat Perdana Capres: Anies-Ganjar Imbang, Prabowo Tampil Monoton

 

AKURAT.CO Gelaran debat perdana capres menjadi panggung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Keduanya tampil dengan skor imbang, sedangkan Prabowo monoton.

Direktur Eksekutif dari Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti menyebut, Anies-Ganjar menguasai tema dan mampu menjawab pertanyaan yang dirumuskan panelis dengan tepat. Sebaliknya, Prabowo tampil tanpa kejutan.

“Poinnya Anies dan Ganjar 40, Prabowo 20. Anies dan Ganjar menguasai tema, memberi jawaban yang tepat, sekaligus membuat pertanyaan yang kuat dan langsung ke dalam kasus,” kata Ray, kepada Akurat.co, di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga: Selepas Debat, Prabowo Joget Bersama SBY

Menurutnya, Prabowo tidak tampil lepas karena posisinya sebagai pihak yang pro Jokowi. Sementara Anies luwes menyampaikan kritik yang membuat Prabowo tak sigap membeberkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kinerja pemerintah.

Ganjar juga dianggap tampil lepas meyampaikan isu-isu HAM termasuk putusan MK nomor 90 yang kontroversial. Dalam menyikapi pertanyaan berbalut kritik, Prabowo dianggap tampil emosional.

“Prabowo sudah kita kenal argumen dan bahan debatnya. Nampaknya tidak ada jawaban baru,” kata Ray.

Baca Juga: Gelar Rapat Mingguan, TPN Ganjar-Mahfud Evaluasi Debat Capres

Tema debat perdana, lanjut Ray, mudah untuk disandingkan publik untuk menilai kinerja pemerintah menyangkut isu penegakan hukum, HAM, korupsi dan demokrasi. Dia menilai kinerja pemerintah buruk pada sektor-sektor tersebut.

“Posisinya makin sulit karena berada di dalam blok Pak Jokowi. Di mana hampir semua indikator demokrasi, etik dan HAM menurun. Akibatnya beban Pak Prabowo berlipat,” ujar Ray.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.