Akurat

Ganjar Ditinggal Pemilih Jokowi dan PDIP

Roni Anggara | 11 Desember 2023, 16:44 WIB
Ganjar Ditinggal Pemilih Jokowi dan PDIP

AKURAT.CO Tren pelemahan elektabilitas yang dialami Ganjar Pranowo tak lepas dari perubahan pilihan pemilih PDIP. Dua survei terkini dari Litbang Kompas dan LSI menunjukkan hal itu.

Survei LSI yang dirilis secara daring, Minggu (11/12/2023), menyebutkan, dukungan dari pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 kepada pasangan capres nomor urut 2, Prabowo-Gibran mencapai 41,6 persen. Sementara yang memilih Ganjar-Mahfud sebesar 32,2 peren.

"Kalau kita lihat di pilpres ini dibandingkan pada dukungan dengan 2019 lalu, pemilih Jokowi sekarang sudah lebih banyak ke Prabowo-Gibran. Tidak lagi lebih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan.

Baca Juga: Survei Disalip Amin, Ganjar Tak Khawatir

Tak hanya itu, data LSI terkait elektabilitas partai juga menunjukkan PDIP potensial disalip Gerindra. Sekalipun berada pada peringkat pertama elektabilitas PDIP selisih tepis dari Gerindra yang berada pada peringkat kedua.

PDIP mengantongi 19,7 persen dukungan sedangkan Gerindra 18 persen. Selanjutnya Golkar (10,5 persen), PKB (8,5 persen), Nasdem (5,8 persen), PKS (5,5 persen), Demokrat (5,4 persen), dan PAN (4,1 persen).

Sedangkan PPP memiliki elektabilitas di bawah 4 persen yakni 2,3 persen, disusul PSI (2,1 persen), Perindo (2,1 persen), Ummat (0,9 persen), Hanura (0,7 persen), Garuda (0,4 persen), Gelora (0,3 persen), PBB (0,3 persen) Buruh (0,2 persen), dan PKN (0,0 persen).

Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Luncurkan Merchandise untuk Bantu Dana Kampanye

Sedangkan survei Litbang Kompas yang dirilis Senin (11/12/2023) menunjukkan adanya tren perubahan pilihan dari pemilih PDIP yang tadinya memilih Ganjar beralih ke Prabowo-Gibran. Ganjar sekarang ini tertinggal dari Prabowo dengan selisih mencapai 21,7 persen.

Tertinggalnya Ganjar lantaran pemilih PDIP dan Jokowi terbelah. Pada Agustus 2023, pemilih PDIP yang mendukung Ganjar mencapai 60,6 persen kini tersisa 40,7 persen.

Litbang Kompas malah membaca adanya peralihan suara signifikan dari pemilih PDIP yang mendukung Prabowo, kini menjadi 45,1 persen dari sebelumnya 22,1 persen.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.