Sekjen PSI Sebut PDIP Fitnah, Hasto: Kebenaran Akan Menang

AKURAT.CO Saling berbalas pantun masih terjadi antara Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni.
Menyusul pernyataan Antoni yang merespons bahwa kata-kata yang dilontarkan sejumlah elite PDIP tentang Presiden Joko Widodo adalah fitnah, kini giliran Hasto memberi balasan.
Hasto mengatakan, semua ini tak lain adalah bentuk dari demokrasi dan di dalam demokrasi ada prinsip checks dan balances, sehingga pemenang berasal dari siapa yang memegang suatu kebenaran.
"Monggo saya akan memberikan jawaban, ini kan demokrasi. Demokrasi kan ada checks and balances. Tinggal siapa yang memegang kebenaran itu. Dan kami percaya kebenaran yang akan menang," jelasnya kepada wartawan di Kompleks GBK, Senayan, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga: Oposisi PDIP Terhadap Jokowi Punya Dampak Elektoral
Ia juga percaya bahwa rakyat Indonesia akan mencari pemimpin yang baik, yang tidak punya rekam jejak keji serta pemimpin yang berpihak pada rakyat.
"Indonesia ini bangsa besar sehingga kita cari pemimpin yang baik, pemimpin yang tidak punya rekam jejak anti kemanusiaan, pemimpin yang memuliakan kemanusiaan, kerakyatan dan keberpihakan bagi rakyat miskin agar keadilan," ujar Hasto.
"Itu sebagai pilar mempercepat Indonesia unggul dan Indonesia yang maju," sambungnya.
Hasto menambahkan, segala kebenaran yang selama ini PDIP sampaikan akan disuarakan melalui Pilpres 2024 mendatang.
PDIP yakin bahwa pasangan bakal capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah calon pemimpin yang bergerak dari rakyat, bukan kekuasaan.
"Kebenaran itu akan disuarakan pada 14 Februari, dan kami meyakini dengan melihat respons yang sangat luas bahwa Pak Ganjar dan Profesor Mahfud yang bergerak dari rakyat, bukan dari kekuasanan. Bergerak dari kita, itu menjadi jawaban bagi Indonesia kita," pungkasnya menerangkan.
Baca Juga: Polling Institute: Suara PSI Terus Naik Setelah Kaesang Jadi Ketua Umum
Sebagai informasi, sebelumnya muncul tanggapan dari Raja Juli Antoni tentang oposisi yang dilakukan PDIP kepada Jokowi.
Dia mengatakan bahwa memfitnah Jokowi adalah pekerjaan sia-sia dan tidak berguna. Antoni juga mengingatkan, alih-alih menebar fitnah, seharusnya PDIP fokus saja mempromosikan pasangan Ganjar-Mahfud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







