Golkar: Pemilih NU Bukan Hanya Milik Ganjar-Mahfud Atau Anies-Muhaimin, Tapi Milik Kita Semua
Atikah Umiyani | 2 November 2023, 09:26 WIB

AKURAT.CO Partai Golkar meyakini basis pemilih Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya dikuasai oleh salah satu figur yang akan bersaing di Pilpres 2024 mendatang.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Maman Abdurrahman menegaskan, suara NU adalah milik semua karena sebarannya yang begitu luas
Maman menilai tidak benar jika ada yang beranggapan suara NU hanya dikuasai oleh seorang saja seperti cawapres dari Ganjar Pranowo, Mahfud MD ataupun cawapres dari Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar.
"NU itu milik kita semua, milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya milik satu orang Mahfud MD, bukan hanya milik satu orang Muhaimin," kata Maman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/11/2023).
Baca Juga: Kisah Hidup KH Hisyam Abdul Karim, Tokoh Terpandang NU Sekaligus Kakek Mertua Ganjar Pranowo
Lagi pula, Maman menilai status NU Mahfud MD masih jadi bahan pertanyaan. Sehingga, klaim suara NU itu tidak bisa dijadikan satu-satunya rujukan untuk memastikan kemenangan di Pilpres 2024.
"Kalau kita tarik lagi masih ada perdebatan juga terkait status pak Mahfud, status keNU-annya. Kita sering kali lihat di media-media televisi pak kiai Said Aqil juga banyak statementnya di media mempertanyakan juya status ke NU-an pak Mahfud," ujarnya.
Lebih lanjut, Maman meyakini preferensi elit NU dengan preferensi akar rumput NU juga sering kali berbeda. Ia pun mengambil contoh Megawati Soekarnoputri yang pada Pilpres 2004 sempat menggandeng tokoh NU, Ahmad Hasyim Muzadi jadi cawapres.
"Sebagai contoh dulu bu Mega berpasangan dengan pak Hasyim yang notabenenya ketum PBNU, ternyata tidak mampu juga. Artinya preferensi elit dengan preferensi akar rumput NU itu berbeda," ucapnya.
Karenya, Golkar sudah menyusun strategi untuk mematangkan komunikasi dengan kalangan NU dari tingkat atas sampai bawah demi memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Sampai hari ini fokus kami dari tim Bappilu Partai Golkar kita fokus kepada bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan akar rumput NU, masyarakat NU baik yang ada di wilayah Jawa maupun luar Jawa," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








