AKURAT.CO Presiden Jokowi mulai menunjukkan perubahan sikap. Berbedap pada 2022, kali ini Jokowi mulai hati-hati berbicara reshuffle.
Isu reshuffle kembali muncul ketika sejumlah menteri didera kasus korupsi. Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), menjadi salah satu yang disorot, namun Jokowi menepis kalau berniat mencopot politisi Nasdem itu.
"Jangan berandai-andai," kata Jokowi, selepas menghadiri peringatan HUT ke-78 TNI, di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
Baca Juga: Jokowi Tak Minat Jadi Ketum PDIP
Jokowi menjawab hal itu ketika disinggung apakah dirinya sudah mendengar kabar kalau SYL berniat datang menghadap. SYL sempat tidak diketahui keberadaannya, dan baru pulang ke Indonesia pada Rabu (4/10/2023), dari Singapura.
Kepala Negara meminta media tak berspekulasi ketika disinggung SYL mau menghadap untuk menyampaikan pengunduran diri. SYL menjadi sorotan selepas rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, digeledah penyidik KPK.
KPK menyatakan giat penggeledahan dilakukan setelah kasus dugaan korupsi di Kementan naik penyidikan. Selain menyita uang dalam pecahan asing, penyidik juga menemukan 12 senjata api yang kini sedang diselidiki Polri.
Baca Juga: Jokowi Belum Tahu Agenda Syahrul Yasin Limpo Menghadap
Isu reshuffle muncul menyikapi adanya kasus sensitif yang membelit menteri. Selain SYL, Menpora Dito Ariotedjo juga terseret dalam pusaran perkara korupsi BTS.
Pertemuan Jokowi dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana Bogor, juga dikaitkan dengan agenda perombakan kabinet. Namun, Jokowi tidak mau mengonfirmasi soal itu.
"Rahasia," kata Jokowi, ketika ditanyai wartawan usai menghadiri pembukaan Inacraft on October Tahun 2023, di Jakarta, Rabu (4/10/2023).
Baca Juga: Tiba Di Tanah Air, Syahrul Yasin Limpo Diperiksa Imigrasi Tanpa Status Cekal
Jokowi mengaku berbicara banyak dengan Presiden ke-6 RI, salah satunya membahas agenda nasional Pemilu 2024. "Jadi, yang dibicarakan apa? Rahasia," selorohnya.
Kali terakhir Presiden Jokowi merombak kabinet dilakukan pada Juli 2023 dengan melantik Budi Arie Setiadi menjabat Menkominfo, menggantikan Johnny G Plate. Selain itu, Jokowi juga mengangkat Nezar Patria menjadi Wamenkominfo, Paiman Raharjo menjadi Wamendes, Wamen BUMN Rosan Roeslani, Wamenlu Pahala Mansury, dan Saiful Rahmat Dasuki menjabat Wamenag.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet: Nasdem Pasrah, Golkar Tunggu Jokowi
Sebelumnya, Jokowi melantik Dito Ariotedjo menjabat Menpora, pada April 2023, menggantikan Zainudin Amali yang ingin fokus membangun PSSI. Isu reshuffle juga diperkuat dari pernyataan Ketua DPR Puan Maharani dengan menyinggung adanya kementerian yang terbelit kasus hukum.
Namun demikian, Puan mengingatkan reshuffle merupakan prerogatif presiden. Kini sang pemegang hak prerogatif memilih berhati-hati bicara reshuffle, memasuki tahapan pendaftaran capres-cawapres ke KPU yang dimulai pada 19-25 Oktober 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







