Gibran Jadi Cawapres Untuk Prabowo, Kenapa Tidak?

AKURAT.CO Duet Prabowo Subianto dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dianggap bukan mustahil. Selama aturan dan kondisi politik mendukung, keduanya bisa menjadi pasangan unik untuk berlaga pada Pilpres 2024.
Pengamat politik, Hariqo Wibawa Satria menyebutkan, Presiden Jokowi boleh jadi bakal ikut mendukung apabila aturan perundang-undangan memungkinkan. Hal ini disampaikan Hariqo merespons uji materi UU Pemilu terkait batas usia cawapres yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kalau MK sudah membolehkan itu, artinya Presiden Jokowi melihat ke situ. Artinya, saya yakin beliau bakal mendukung," kata Hariqo, kepada Akurat.co, di Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Direktur Eksekutif Komonikonten Institut Media dan Diplomasi melanjutkan, kalau MK nantinya mengabulkan permohonan yang dimohonkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) maka Gibran memenuhi syarat untuk maju.
PSI meminta batas usia cawapres diturunkan dari 40 menjadi 35 tahun. Gibran yang kelahiran 1987 berusia 35 tahun pada 2024 mendatang, dan memenuhi syarat untuk ikut berkontestasi.
Menurut Hariqo, sikap Presiden Jokowi yang sebelumnya menyatakan tidak mendukung wacana duet Ketua Umum Partai Gerindra dengan Wali Kota Surakarta itu lantaran bertentangan UU Pemilu.
"Kenapa Pak Presiden kemarin tidak mendukung, karena jika mendukung melanggar undang-undang yang mengatur batas usia capres-cawapres. Tapi jika sudah diperbolehkan aturan, pasti mendukung," ucapnya.
Gibran yang juga kader PDIP masuk cawapres dengan elektabilitas tinggi. Setidaknya merujuk pada data Lembaga Survei Nasional (LSN).
Survei LSN menempatkan Gibran pada urutan kedua cawapres favorit mendampingi Prabowo. Gibran mendapatkan dukungan sebesar 17,2 persen di bawah Erick Thohir 19,2 persen.
Ketika ikut mendampingi Ganjar Pranowo blusukan ke Bogor, Jabar, Sabtu (22/7/2023), mengaku dekat dengan tiga kandidat capres yakni Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Namun dia mengaku lebih dekat dengan Ganjar yang juga Gubernur Jateng.
"Paling dekat ya sama Pak Ganjar," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





