Golkar Siapkan Opsi Pembenahan Sistem Politik dan Pemilu Nasional

AKURAT.CO Partai Golkar menyiapkan sejumlah opsi untuk pembenahan sistem politik dan sistem pemilu nasional.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, dalam forum perayaan HUT Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Sarmuji menjelaskan, Golkar telah menyusun analisis komprehensif terkait pembenahan sistem politik.
Meski demikian, tidak seluruh kajian tersebut dapat disampaikan secara terbuka kepada publik.
“Kami memang tidak bisa membicarakan seluruhnya secara terbuka, tetapi berbagai opsi yang diperlukan sudah kami siapkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, terdapat dua skenario besar yang disiapkan.
Pertama, melakukan penyempurnaan terhadap sistem pemilu yang saat ini berlaku.
Kedua, menyiapkan alternatif sistem baru apabila diperlukan perubahan yang lebih mendasar.
Menurut Sarmuji, opsi perbaikan berbasis sistem yang ada telah dirumuskan secara detail.
Baca Juga: Golkar Buka Komunikasi Koalisi Permanen, Sudah Bahas dengan Gerindra
Namun, jika dalam pembahasan bersama koalisi dibutuhkan pendekatan berbeda, Golkar juga telah menyiapkan sejumlah alternatif.
“Kalau diminta berbagai pilihan, kami sudah menyiapkannya. Tinggal mana yang akan dipilih dan disepakati bersama, khususnya dengan rekan-rekan fraksi koalisi,” katanya.
Selain kajian internal, Golkar juga menggelar sejumlah seminar dan Focus Group Discussion (FGD), baik yang bersifat terbuka maupun tertutup.
Beberapa diskusi tertutup tersebut turut menghadirkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra.
Sarmuji menilai langkah ini penting agar penyempurnaan sistem politik dilakukan secara komprehensif, tidak hanya mempertimbangkan kepentingan partai politik, tetapi juga aspek hukum dan tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








