Persiapan Pilkada DKI Jakarta Sudah 90 Persen, KPU Fokus Distribusi Logistik dan Partisipasi Pemilih

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan, persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 sudah matang, dengan persentase kesiapan mencapai 90 persen.
Ketua Divisi Teknis KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya, mengatakan logistik pemilu sudah didistribusikan ke seluruh kantor kecamatan di Jakarta dan siap untuk disusun dalam kotak suara. Selain itu, pelatihan teknis untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah dilakukan di 14.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kami sudah sampai 90 persen dalam persiapan untuk pemilihan kepala daerah ini. Logistik sudah sampai di kantor kecamatan dan siap disetting masuk dalam kotak suara. Bimtek KPPS sudah selesai di 14.000 TPS," kata Dody, Rabu (13/11/2024).
Dia menyampaikan, KPU DKI Jakarta kini tengah mematangkan koordinasi teknis dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai antisipasi potensi banjir, serta mempersiapkan alternatif lokasi TPS.
"Beberapa area, seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), tidak diizinkan sebagai TPS sesuai rekomendasi Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Peraturan Gubernur (Pergub) RPTRA, kecuali dalam keadaan darurat seperti banjir," ucapnya.
Di sisi lain, KPU DKI Jakarta menargetkan peningkatan partisipasi pemilih dari angka 70 persen yang dicapai pada pemilihan sebelumnya. Upaya ini dilakukan, dengan merangkul komunitas pemuda, pemilih pemula, dan pecinta sepak bola di Jakarta.
"Kami berharap bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan partisipasi hingga di atas 70 persen, meskipun ada tantangan dari sisi kejenuhan masyarakat karena beberapa kali pemilu di tahun yang sama," jelasnya.
Selain persiapan logistik dan partisipasi pemilih, Dody mengajak masyarakat untuk menyaksikan debat terakhir calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang akan diselenggarakan pada Minggu malam, 17 November 2024. Debat ini diharapkan dapat membantu pemilih menentukan pilihannya secara tepat.
"Debat terakhir ini tentu akan menjadi preferensi akhir bagi pemilih. Kami juga akan melibatkan komunitas masyarakat untuk berpartisipasi," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








