Bawaslu Gandeng Kemkominfo dan BSSN Awasi Ujaran Kebencian di Pilkada 2024

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengawasan terhadap ujaran kebencian dan misinformasi selama Pilkada Serentak 2024.
Kerja sama ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menilai kebenaran suatu konten.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyatakan, kerja sama ini penting untuk mengurangi risiko kerawanan seperti hoaks dan ujaran kebencian yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Tegas! Mayor Teddy Beri Teguran kepada Seluruh Menteri Kabinet Merah Putih Lewat WA
"Kami percaya, dengan pola pengawasan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, LSM, maupun masyarakat, kita dapat memitigasi potensi kerawanan, seperti hoaks dan ujaran kebencian di media sosial," ujar Bagja kepada wartawan, Rabu (23/10/2024).
Bagja juga memaparkan hasil pengawasan siber dari Pemilu 2024 lalu, yang menunjukkan bahwa ujaran kebencian mendominasi jenis dugaan pelanggaran, dengan jumlah 340 kasus atau 96 persen dari total pelanggaran.
Sementara itu, pelanggaran terkait berita bohong (hoaks) tercatat paling sedikit, yakni hanya 5 kasus atau sekitar 1 persen.
"Salah satu rekomendasi dari hasil pengawasan siber pada Pemilu 2024 lalu adalah berkoordinasi dengan Kemkominfo untuk segera melakukan takedown terhadap konten-konten yang telah teridentifikasi," tambahnya.
Baca Juga: WNA Asal Singapura Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Pondok Indah, Ini Kronologinya
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di ruang digital selama pelaksanaan Pilkada 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








