PDIP Tak Pernah Memaksa Pertemuan Megawati-Prabowo Segera Terlaksana

AKURAT.CO Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah, mengatakan PDIP tidak pernah memaksa agar pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI, Prabowo Subianto, terlaksana.
"Kalau pertemuan dipaksa-paksa, ini kan yang maksa media ini. Dari internal enggak ada, dari luar enggak ada," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Antara, Senin (21/10/2024).
Dia merasa bahwa paksaan justru datang dari media massa yang selalu menanyakan kapan pertemuan Megawati dengan Prabowo akan di helat.
"Media tiap hari ditanya kapan ada pertemuan, lha yang penting hubungannya baik dan sebagainya. Nanti kalau ngomong ada pertemuan, tiba-tiba muncul pertanyaan 'Kira-kira dapat kursi-nya berapa?' Jadi enggak kelar-kelar," ucapnya.
Dia pun menegaskan bila pertemuan Megawati dengan Presiden Prabowo terlaksana sekali pun, hal itu bukanlah untuk membahas ihwal kabinet. "Enggak ada, sahabat baik berdua kok," ujarnya.
Baca Juga: Megawati dan Prabowo Batal Bertemu Sebelum Pelantikan
Dia berkilah, bahwa pertemuan Megawati dan Prabowo bisa dilakukan kapan saja sebab kedua tokoh tersebut berkerabat dengan baik.
Dia pun menyinggung, Prabowo sendiri menyanjung Megawati yang mampu menyelesaikan masalah akibat krisis moneter tahun 1998 dalam pidato perdananya usai dilantik sebagai Presiden Ke-8 RI, Minggu (20/10).
"Presiden Prabowo sudah menyampaikan bahwa Presiden Ke-5 (Megawati) luar biasa punya sejarah. Fakta ketika crash bisa diselesaikan dengan baik ekonomi kita, itu kan (pidato) dari Bapak Prabowo, ingatannya luar biasa dari masa lalu ditarik ke masa kini dan Insya-Allah akan ke masa depan. Jika hubungan beliau berdua itu memang baik kok," kata dia.
Sebelumnya, Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dipastikan batal bertemu sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Jalan terjal pertemuan keduanya tidak dapat dihindari. Sebab, Prabowo sendiri sangat sibuk mempersiapkan susunan kabinet kerja, sedangkan Megawati memiliki agenda sendiri sebagai Ketua Umum PDIP.
"Sepertinya gitu (batal bertemu sebelum pelantikan), sampai dengan saat acara pelantikan pertemuan itu masih tertunda," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10/2024).
Megawati juga saat ini dikabarkan sedang sakit bahkan tidak dapat menghadiri pelantikan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. "Tentu saja kami berdoa agar ibu segera pulih kesehatannya dan bisa segar menjalankan aktivitasnya dengan baik lagi," tegas Muzani.
Dia juga memastikan, dari agenda Prabowo yang dia ketahui, tidak ada rencana pertemuan dengan Megawati. "Dari agenda yang saya lihat sepertinya tidak ada (pertemuan dengan Prabowo)," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








