Akurat Logo

Bahlil Lahadalia: Kompetisi di Golkar Itu Indah, karena Bertanding untuk Bersanding

Paskalis Rubedanto | 19 Agustus 2024, 22:22 WIB
Bahlil Lahadalia: Kompetisi di Golkar Itu Indah, karena Bertanding untuk Bersanding

AKURAT.CO Politisi Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan, dirinya telah menanti selama lebih dari satu tahun untuk mengikuti kompetisi sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.

Setelah menyerahkan berkas administrasi persyaratan, Bahlil mengaku telah menuntaskan ikhtiar yang sudah lama ia niatkan.

"Alhamdulillah, hari ini saya menuntaskan ikhtiar saya selama kurang lebih satu tahun tiga bulan. Saya pernah menyampaikan di beberapa media bahwa insyaallah, jika ada kompetisi yang dibuka oleh Golkar, saya akan ikut sebagai salah satu peserta," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/8/2024) malam.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Sudah Kantongi 80 Persen Dukungan untuk Jadi Ketum Golkar

Bahlil menegaskan, dirinya dibesarkan dalam sistem demokrasi, kompetisi, dan tata kelola organisasi yang baik.

Dengan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar, ia merasa telah memenuhi kewajiban yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) partai.

"Hari ini saya menuntaskan hal itu dengan mendaftarkan diri, lengkap sesuai ART Pasal 18 tentang syarat-syarat pencalonan Ketua Umum," tambah Bahlil.

Bahlil juga mengungkapkan, dirinya menganut ‘mazhab kompetisi,’ di mana ia lebih menyukai memperoleh jabatan melalui persaingan ketimbang pemberian.

Baca Juga: Biaya 2.176 Sekolah Swasta di Jakarta Bakal Digratiskan di 2025

“Kebetulan mazhab saya adalah mazhab kompetisi. Saya tidak pernah menerima jabatan sebagai pemberian, tapi saya memperolehnya melalui kompetisi," tegasnya.

Ia juga menekankan kecintaannya terhadap sistem kompetisi yang telah mengakar dalam budaya Partai Golkar. "Kompetisi di Golkar itu indah, karena bertanding untuk bersanding," tutup Bahlil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.