Bahlil Lahadalia: Kompetisi di Golkar Itu Indah, karena Bertanding untuk Bersanding

AKURAT.CO Politisi Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan, dirinya telah menanti selama lebih dari satu tahun untuk mengikuti kompetisi sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.
Setelah menyerahkan berkas administrasi persyaratan, Bahlil mengaku telah menuntaskan ikhtiar yang sudah lama ia niatkan.
"Alhamdulillah, hari ini saya menuntaskan ikhtiar saya selama kurang lebih satu tahun tiga bulan. Saya pernah menyampaikan di beberapa media bahwa insyaallah, jika ada kompetisi yang dibuka oleh Golkar, saya akan ikut sebagai salah satu peserta," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/8/2024) malam.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Sudah Kantongi 80 Persen Dukungan untuk Jadi Ketum Golkar
Bahlil menegaskan, dirinya dibesarkan dalam sistem demokrasi, kompetisi, dan tata kelola organisasi yang baik.
Dengan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar, ia merasa telah memenuhi kewajiban yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) partai.
"Hari ini saya menuntaskan hal itu dengan mendaftarkan diri, lengkap sesuai ART Pasal 18 tentang syarat-syarat pencalonan Ketua Umum," tambah Bahlil.
Bahlil juga mengungkapkan, dirinya menganut ‘mazhab kompetisi,’ di mana ia lebih menyukai memperoleh jabatan melalui persaingan ketimbang pemberian.
Baca Juga: Biaya 2.176 Sekolah Swasta di Jakarta Bakal Digratiskan di 2025
“Kebetulan mazhab saya adalah mazhab kompetisi. Saya tidak pernah menerima jabatan sebagai pemberian, tapi saya memperolehnya melalui kompetisi," tegasnya.
Ia juga menekankan kecintaannya terhadap sistem kompetisi yang telah mengakar dalam budaya Partai Golkar. "Kompetisi di Golkar itu indah, karena bertanding untuk bersanding," tutup Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








