Duet Anies-Kaesang Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Anies Baswedan berpotensi melawan kotak kosong jika berpasangan dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, di Pilkada Jakarta 2024.
Pendiri sekaligus Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan, hal itu bisa terjadi karena Anies-Kaesang merupakan perpaduan antara pemilik elektabilitas tertinggi dengan perwakilan pemerintah yang penguasa.
"Kalau Anies Baswedan sama Kaesang ini berpotensi kotak kosong. Karena Anies Baswedan suaranya besar dan banyak, dan Kaesang adalah perwakilan dari rezim," kata sosok yang akrab disapa Hensat itu, dikutip dari Youtube Hendri Satrio, Selasa (18/6/2024).
Baca Juga: Tanggapi Eks Penyidik Soal Harun Masiku, Alexander Marwata: Saya Ketawa Saja
Hensat meyakini bahwa sulit ada pihak yang coba-coba ingin menandingi pasangan tersebut.
Sekalipun ada, ia menduga itu hanyalah pasangan boneka yang sengaja didesain untuk menjadi lawan.
"Jadi siapa lagi yang mau lawan, gabungan dari rezim dan pemilik elektabilitas tertinggi. Jadi, bisa jadi kotak kosong. Kalaupun ada, ya akhirnya lawan boneka aja," jelas Hensat.
Di sisi lain, Hensat menilai, berpasangan dengan Kaesang juga bisa menjadi salah satu cara Anies untuk mengamankan tiket Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga: Mayoritas Provinsi Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
Meskipun langkah ini juga berpotensi bertentangan dengan etika dan moral politik, serta perbedaan pandangan dengan pendukung-pendukungnya di Pilpres 2024 kemarin yang sudah sepakat untuk mengusung perubahan.
"Satu hal yang bisa membuat Anies Baswedan itu maju ya sama Kaesang. Ya memang pertarungannya macam-macam ya, ada etika, moral. Mungkin juga pendukung gerakan perubahan juga enggak setuju. Nah ini jadi dilema," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






