Akurat Logo

Kaesang Soal Pertemuan dengan Jokowi di Bandung: Banyak Arahan Rahasia

Rizky Dewantara | 5 Februari 2024, 17:52 WIB
Kaesang Soal Pertemuan dengan Jokowi di Bandung: Banyak Arahan Rahasia

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyebut pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bandung, Sabtu (3/2), menghasilkan banyak arahan bersifat rahasia.

"Banyak sekali, arahan banyak, tetapi itu rahasia," kata Kaesang usai Kampanye Akbar PSI di Denpasar, Bali, dikutip Antara, Senin (5/2/2024).

Baca Juga: Survei PSI Catat Prabowo-Gibran Unggul di Pemilih Jokowi 2019

Dalam pertemuan tersebut, Kaesang memastikan Jokowi memberikan dukungannya terhadap PSI, terutama dalam meraih kursi DPR RI.

"Yang pasti beliau mendukung kami untuk bisa masuk ke Senayan pada Pemilu 2024," sambungnya.

Dia juga menanggapi Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo yang mengatakan pertemuan Kaesang dan Jokowi sah untuk membuat target asalkan menghindari kecurangan.

Menyinggung soal komentar tersebut, Kaesang tak ingin ambil pusing. Dia justru meminta agar melihat langsung hasil pemilu pada tanggal 14 Februari mendatang.

"Kami cuma partai seulik (partai kecil, red.) gitu bukan apa-apa, tetapi balik lagi kami buktikan pada tanggal 14 Februari 2024," ujarnya.

Di Bali Kaesang Pangarep turut menargetkan kadernya meloloskan setidaknya satu kursi DPR RI. Dia melihat antusias masyarakat dalam mendukung PSI mencerminkan peluang besar pada Pemilu 2024.

"Ya, saya kira antusias di Bali untuk PSI sangat bagus. Kami targetkan untuk bisa dapat satu kursi di DPR RI, provinsi minimal 5 kursi dari 9 daerah pemilihan," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Akui Sering Diajak Kaesang Kampanye: Baru Sampaikan UU Pemilu Saja Sudah Ramai

Presiden Jokowi usai pertemuan dengan Kaesang Pangarep saat itu memang menyatakan apresiasinya terhadap PSI sebab partai ini mewadahi anak-anak muda dan memperjuangkan pemerintahan yang baik dan bersih.

Jokowi juga menyebut PSI sebagai partai yang berani bersuara lantang. Misalnya, saat berada di DPRD. "Juga berani bersuara. Yang saya senang utamanya yang kemarin, yang di DPRD suaranya kencang, berani memberi kritikan-kritikan untuk memberikan masukan," kata Presiden.

"Saya kira itu sangat baik dan saya percaya kalau semangatnya seperti ini kok bisa masuk ya, bisa masuk ke Senayan."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.