TPN Pede Mahfud Punya Kekuatan Lebih Besar Usai Mundur dari Kabinet

AKURAT.CO Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, resmi menyatakan mundur dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra mengatakan, mundurnya Mahfud dari kabinet menjadi contoh bagi pemerintah untuk tidak menggunakan fasilitas negara dalam Pemilu 2024.
“Tujuannya untuk membuka mata seluruh masyarakat Indonesia, bahwa meskipun ‘mesin’ aparat dan fasilitas negara sedang terus disalahgunakan untuk memenangkan salah satu calon yang bertentangan dengan konstitusi dan Undang-Undang,” kata Karaniya dalam jumpa pers, Media Center TPN, Menteng, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Baca Juga: Rupiah Turun Tipis 2 Poin Jelang Putusan Rapat Gubernur Bank Sentral AS Nanti Malam
Selain itu, kata Karaniya, Mahfud memiliki kekuatan yang lebih besar yakni kekuatan moral untuk melawan penyimpangan-penyimpangan tersebut.
“Tetapi Prof Mahfud masih memiliki satu kekuatan yang jauh lebih besar. Apa itu? Itu adalah kekuatan moral. Kekuatan moral inilah yang kita lihat berkali-kali sudah berhasil meruntuhkan arogansi atau kesewenang-wenangan negara,” lanjut Karaniya mencontohkan peristiwa 1998 ketika mahasiswa menggulingkan pemerintah.
Mahfud selanjutnya lebih leluasa menyiarakan kepada masyarakat untuk tidak hanya diam ketika melihat penyimpangan-penyimpangan tersebut.
Baca Juga: Modus Baru Pencurian: Gunakan ID Pers Abal-abal Susupi Debat Pilpres 2024
“Itulah yang ingin disuarakan Prof Mahfud kepada seluruh masyarakat Indonesia. Agar kita semua tidak menyerah, tidak berdiam diri melihat hal-hal yang secara terbuka, secara telanjang, dipertontonkan kepada kita semua dan betul-betul sedang mengancam keberlangsungan dari demokrasi Indonesia ke depan,” tutup Karaniya.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan saat ini waktu untuk bertemu Presiden Joko Widodo dan memberikan surat pengunduran diri tengah diatur oleh pihak istana.
“Waktunya sedang diatur oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan mudah-mudahan Prof Mahfud bisa menemui Presiden Jokowi dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









