AKURAT.CO Mahfud MD semakin mantap memilih jalan sunyi. Sekalipun terlambat, Mahfud menegaskan siap menghadap langsung Presiden Jokowi untuk menyerahkan surat pengunduran diri dari Kabinet Indonesia Maju (KIM).
Keputusan Mahfud mundur sebagai Menko Polhukam, memberi warna dalam dinamika politik yang keruh akan etika, norma, kecuali nafsu kekuasaan dan rona pengkhianatan. Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengapresiasi setinggi langit langkah Mahfud ini.
"Saya hormat dan respect denagan keputusan mundur Prof Mahfud," cuit Ganjar, melalui akun X, @ganjarpranowo, dipantau dari Jakarta, Rabu (31/1/2024).
Baca Juga: Tegaskan Kabinet Solid, Jokowi Hormati Keputusan Mahfud
Cuitan tersebut dilakukan Ganjar sekitar pukul 15.44 WIB. Selang satu jam kemudian, Mahfud yang di-mention Ganjar, mengutipnya. "Ya, Mas Ganjar, Kita berharap langkah politik kita lbh bermartabat untuk masa depan demokrasi dan pemerintahan yg bersih di negara kita," begitu petikan cuitan Mahfud, sambil menyertakan NKRI dan tiga bendera merah-putih.
Mahfud memutuskan mundur sejak pekan lalu. Eks Ketua MK memandang penting melepaskan jabatan yang dilakoni sejak 2019 yang lalu . Menjaga kewarasan, dan etika jabatan, sambil berharap langkahnya menghindari konflik kepentingan, juga diikuti sebagai standar kandidat lain.
Apa lacur, dirinya merasa kolega di kabinet tak memiliki sikap dan standar yang serupa. Sambil menuntaskan tugas dan tanggung jawab, Mahfud akhirnya meminta waktu Presiden Jokowi yang sibuk kunjungan kerja, melalui Mensesneg Pratikno.
Baca Juga: Istana Tepis Mundurnya Mahfud Bawa Efek Domino, Pemilu Lancar Kabinet Solid
Mahfud mengaku sudah membawa kemana-mana surat pengunduran diri yang langsung disampaikan kepada Presiden Jokowi, ketika sudah menyiapkan waktu. Ketika menyampaikan niatan mundur pertama kali, Mahfud sudah menyinggung menunggu momentum.
Seiring waktu, niat mundur sudah bulat. Mahfud mengaku siap melapor ke Jokowi. Malahan seluruh barang-barang sudah masuk koper, tinggal angkat kaki dari Kemenko Polhukam.
Baca Juga: Ganjar Dorong Kontestan Pilpres 2024 Ikuti Langkah Mahfud
Istana belum bisa memastikan, apakah Jokowi langsung menyiapkan waktu setibanya di Jakarta, pada Kamis (1/2/2024). Pesawat Jokowi kemungkinan mendarat pada malam hari.
Presiden Jokowi, pada sela-sela kunjungan di Klaten, Jateng, mengaku belum menerima laporan terkait rencana Mahfud itu. Namun dirinya menegaskan menghormati langkah sunyi Mahfud MD.
"Itu hak, dan saya sangat menghargai," kata Jokowi, tanpa memberi penegasan bakal menerima Mahfud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









