Tampil Beda dalam Debat Cawapres untuk Tarik Simpati Pemilih

AKURAT.CO Tiga calon wakil presiden yang akan mengikuti debat harus menjadikan ajang sebelumnya sebagai pelajaran untuk meraih simpati pemilih.
Peneliti bidang politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menyebut, debat cawapres beberapa waktu lalu harus dijadikan bahan evaluasi.
"Debat yang lalu harus menjadi bahan evaluasi dari masing-masing calon. Oleh karena itu, dalam menghadapi debat nanti, masing-masing paslon akan mempersiapkan dengan baik," ujarnya saat dihubungi Akurat.co, Jumat (19/1/2024).
Menurut Lili Romli, penggunaan singkatan sehingga membuat lawan debat kebingungan diharapkan tidak terulang lagi.
Baca Juga: TPN Yakin Mahfud Kuasai Debat Cawapres, Visi Misi Memihak Rakyat
Seperti diketahui, KPU akan menggelar debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1/2024).
Debat kali ini kembali menjadi panggung bagi untuk adu gagasan bagi cawapres Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.
KPU juga telah menetapkan Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, sebagai lokasi pelaksanaan debat.
Tema yang akan diangkat dalam debat cawapres putaran kedua adalah sumber daya alam (SDA), lingkungan hidup, energi, pangan, agraria serta masyarakat adat dan desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon






