Akurat Logo

Cak Imin Dukung Menteri Maju Pilpres Harus Mundur

Roni Anggara | 30 Desember 2023, 19:05 WIB
Cak Imin Dukung Menteri Maju Pilpres Harus Mundur

 


AKURAT.CO Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendukung agar anggota kabinet yang maju pada Pilpres 2024, mundur dari jabatannya. Imin menilai hal itu penting demi menjaga independensi aparatur pemerintah.

Menurut Imin, menteri yang maju pilpres juga kesulitan memastikan independensinya ketika melaksanakan tugas. Sikap Imin ini selaras dengan Wapres Ma’ruf Amin, yang dalam salah satu wawancara televisi berita menilai baik menteri yang maju pilpres mundur dari jabatannya.

"Setuju sekali. Independensi aparat pemerintah, termasuk pada menteri, kalau bisa mundur," kata Imin ketika kampanye di Madiun, Jawa Timur, Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga: Survei CSIS: Prabowo-Gibran Memimpin, Disusul Anies-Cak Imin

Diketahui dua kandidat yakni capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD merupakan anggota kabinet. Prabowo menjabat menhan sedangkan Mahfud menjabat menko polhukam.

Putusan MK No 68/PUU-XX/2022 membolehkan menteri, gubernur, dan wali kota atau bupati tak perlu mundur ketika mencalonkan diri sebagai capres-cawapres. Anggota kabinet cukup mengajukan cuti untuk kampanye tanpa harus melepas jabatan.

Baca Juga: Surya Paloh Kecewa dalam Mengusung Anies-Muhaimin?

Imin menilai, sekalipun secara normatif aturan hukum memungkinkan menteri tak perlu mundur ketika maju pilpres, dalam pelaksanaannya sulit menjaga independensi. Namun dia mengingatkan juga faktor netralitas aparat harus dipastikan dalam pelaksanaan pemilu.

Imin mengaku menerima banyak laporan terkait tidak netralnya aparat.

"Lebih penting dari itu, kepolisian harus netral. Kami menemukan indikasi-indikasi (oknum) aparat hukum mulai melakukan langkah-langkah yang mengganggu netralitas," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.