Akurat Logo

'Ndasmu Etik' Prabowo Dikomentari Ganjar-Amin, Berkah Apa Musibah?

Roni Anggara | 16 Desember 2023, 17:20 WIB
'Ndasmu Etik' Prabowo Dikomentari Ganjar-Amin, Berkah Apa Musibah?


AKURAT.CO Potongan video yang menunjukkan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengucapkan, "Ndasmu Etik", disikapi kompetitor Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), dan Ganjar Pranowo. Keduanya bisa mendapatkan berkah dari viralnya video tersebut, dengan menuai untung dari musibah Prabowo.

Ganjar mengatakan, masyarakat bisa menilai karakter Prabowo dari potongan video itu. Namun dia meminta para relawan untuk tidak bersikap buruk, dan tetap menebarkan narasi secara santun ketika mengampanyekan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.

"Saya kira masyarakat bisa menilai," kata Ganjar, di Bekasi, Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga: Turuti Permintaan Firli, Dewas KPK Tunda Sidang Etik

Elektabilitas ketiga capres masih bergerak dinamis, sekalipun sejumlah lembaga survei nasional masih menjagokan Prabowo. Gelaran debat capres, mengupas banyak sikap ketiga kandidat menyikapi isu-isu hukum, demokrasi, pemberantasan korupsi dan HAM yang juga menyerempet persoalan etika Anwar Usman.

Potongan video Prabowo mengucapakan "ndasmu etik" viral melalui X (Twitter). Dalam cuplikan video, nampak Prabowo berdiri di atas podium, di hadapan kader Gerindra, dan menyinggung persoalan etik.

Pernyataan Prabowo disambut riuh teriakan dan tepuk tangan kader Gerindra. Sementara Jubir Prabowo, Dahnil Anzar menilai, pernyataan Prabowo sekadar guyon, dan tidak menyinggung isu etik aktual.

Baca Juga: Prabowo Jadi Ketua Dewan Kehormatan Koperasi Binaan Rini Soemarno

Secara terpisah, Wakil Kapten Timnas Amin, Sudirman Said mengaku menerima banyak kiriman cuplikan video itu. Dia menyayangkan video tersebut karena terkesan Prabowo mengecilkan persoalan etik pejabat publik.

"Mudah-mudahan itu tidak benar, dan bila itu benar maka sangat layak masyarakat mengeritisi," kata Said.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.