AKURAT.CO PDIP mengajak kader melawan intimidasi. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta para kader tidak takut melawan kebatilan, memasuki sisa waktu 65 hari jelang Pemilu 2024.
Hasto meyakini Polri, TNI, KPU dan Bawaslu, secara institusi bakal netral. Namun bukan berarti tidak ada oknum nakal yang berupaya memanfaatkan keadaan di lapangan.
"Kalau ada yang intimidasi, itu adalah oknum yang wajib dihadapi bersama. Berani?" tanya Hasto, dalam acara safari politik dan konsolidasi DPC PDIP Serang, Banten, Minggu (10/12/2023), yang dihadiri 1000 kader.
Baca Juga: Sarat Intimidasi, Pemilu 2024 Bergaya Orba
Dirinya mengingatkan, Ganjar Pranowo merupakan anak kolong karena ayahanda anggota Polri. Mahfud MD juga berasal dari keluarga biasa dan memiliki rekam jejak mumpuni.
Seluruh kader, kata Hasto, harus berani memperjuangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 3. Terlebih Indonesia membutuhkan figur pemimpin yang memiliki rekam jejak baik.
"Memimpin republik tak bisa marah-marah memukul meja, tak bisa marah-marah sampai melempar handphone. Diperlukan tuntunan moral sesuai ajaran agama," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII








