AKURAT.CO Pemilu 2024 diwarnai serangkaian aksi intimidasi, kepada warga termasuk partai politik. Situasi ini dianggap sudah bergaya orde baru (orba), yang menandakan demokrasi berjalan mundur (set back).
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ammarsjah Purba, mengkhawatirkan situasi ini bakal meluas kalau dibiarkan. Dia membeberkan contoh kasus intimidasi yang muncul, memasuki 100 hari pencoblosan.
"Contohnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mendapatkan intimidasi dari aparat kepolisian dengan mendatangi rumah dan meminta keterangan dari ibu mahasiswa tadi. Apa yang terjadi sama seperti yang dialami ibu saya dulu, tahun 1998 diancam karena saya aktivis," kata Ammarsjah Purba saat konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Kamis (9/11/2023) malam.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Posko Pengaduan Intimidasi Aparat
Pihaknya juga merasa ikut menjadi sasaran intimidasi. Pasalnya, acara relawan Ganjar-Mahfud di Yogyakarta, belum lama ini juga dibubarkan aparat. Malahan Kantor DPC PDIP Surakarta juga didatangi aparat.
"Sayang sekali aparat negara dipakai hanya untuk memata-matai semacam itu. Indonesia Jangan sampai masuk fase neo orba yang kalau itu terjadi maka bisa lebih kejam dari orba," tururnya.
Dirinya mengajak masyarakat untuk tidak diam menyikapi situasi terjadi. Ganjar-Mahfud bakal mendirikan posko pengaduan untuk nantinya dilaporkan kepada aparat.
Baca Juga: Mayoritas Konstituen Parpol Setuju Sistem Pemilu Tidak Kembali Ke Zaman Orba
"Kalau ada aparat yang intimidasi dan curang maka videokan, laporkan, lalu viralkan. Ini satu bentuk perlawanan," tegasnya.
Ia juga menyayangkan jika terdapat kandidat calon di Pemilu 2024, yang memanfaatkan aparat untuk menang di kontestasi. Menurutnya, terlalu besar pertaruhan jika menggunakan kekerasan untuk meraih kekuasaan.
"Kalau ada kandidat yang menggunakan segala cara, termasuk aparat negara untuk memenangkan satu kandidat, maka hal ini terlalu besar pertaruhan untuk bangsa ini," bebernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII









