Duet Prabowo-Gibran, Rommy: Bersatunya Tuai Puji Apa Kontroversi?

AKURAT.CO Deklarasi duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) ikut ditanggapi Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy alias Rommy. Eks Ketum PPP memberi selamat kepada Prabowo karena telah menemukan jodoh, namun rakyat yang bisa menilai apakah mereka bakal menuai puji atau kontroversi setelah bersatu.
Rommy menyampaikan hal itu sambil mengingatkan, sekalipun Prabowo-Gibran belum daftar ke KPU, setidaknya publik bisa mendapat kepastian bahwa jumlah paslon capres-cawapres pada Pilpres 2024 sebanyak tiga paslon, yakni Prabowo-Gibran, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
"Rakyat bisa menilai mana yang bersatunya menuai puji, dan bergabungnya memantik kontroversi. Rakyat juga bisa menilai, mana pasangan yang diumumkan dengan wajah-wajah bersemangat dan yang diumumkan dengan wajah-wajah penat," kata Rommy, di Jakarta, Senin (23/10/2023).
Baca Juga: Rommy Soroti Sikap KPU Yang Mengistimewakan Gibran
Rommy menyebut, duet Prabowo-Ganjar memicu kontroversi. Setidaknya ada dua hal yakni putusan MK yang memberi lampu hijau kepada Gibran, dan langkah KPU yang tidak merevisi PKPU namun memilih menerbitkan nota dinas, tanpa berkonsultasi dengan DPR.
Selain itu, Rommy juga mengingatkan segala situasi masih bisa mengalami dinamika, selepas putusan MK dan langkah KPU yang tidak merevisi PKPU namun menerbitkan nota dinas tanpa berkonsultasi dengan DPR. Seharusnya KPU merevisi PKPU setelah MK menambah norma Pasal 169 huruf q UU Pemilu.
"Oleh karena itu, bisa saja setelah ditetapkan KPU sebagai capres dan cawapres, masih akan ada perubahan-perubahan pada pasangan ini sebelum gelaran pemilu pada tanggal 14 Februari 2024," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag






